Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

"Guru Chris, sebagai wakil presiden Asosiasi Puisi Ibu Kota, ini seharusnya menjadi keahlian Anda. Ada pendapat?" Christopher, dengan sedikit rasa malu, merasa pertanyaan Ira menjebaknya. "Saya memikirkan beberapa bunga yang berhubungan dengan anggur dan perjalanan - zhuyu, krisan, bunga persik. Tapi sepertinya tidak ada yang cocok dengan bunga pagi dan matahari terbenam." Melihat Matt dan Senja tetap diam, Arisa bertanya, "Guru Matt, Senja, bagaimana menurut kalian berdua?"
3.1K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as referensi puisi
Read
+Library
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

Kode-kode kecil dan titipan salam melalui teman-teman mereka adalah cara mereka mengungkapkan perasaan tanpa mengucapkan kata-kata yang sebenarnya. Sania: "Pak Parman, teman saya suka sekali membaca puisi. Dia mengatakan bahwa puisi adalah cara yang indah untuk mengungkapkan perasaan. Saya kira dia benar." Parman: "Puisi adalah cara yang indah untuk mengungkapkan apa yang sulit diucapkan, Bu Sania."
1043.3K viewsCompletedAdded to Library 866 Times as referensi puisi
Read
+Library
Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

"Maksudku, tulisanmu itu... deskripsinya detail banget. Seolah-olah kamu benar-benar ada di sana, atau setidaknya, punya 'referensi' yang sangat nyata." Moana menutup laptopnya dengan kasar yang suaranya cukup keras, menarik perhatian beberapa pengunjung cafe. Ia menatap Rey tajam, pipinya merona bukan karena malu, tapi karena sebal. "Referensi itu bisa dari mana saja, Rey. Film, buku riset, atau imajinasi. Nggak semua penulis harus mempraktikkan apa yang mereka tulis, kan?"
101.3K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as referensi puisi
Read
+Library
TULPA

TULPA

Aku menoleh menatap ke arah rangkaian kalimat yang ditujukan Rai kepadaku. "Bukan, Rai. Aku sendiri ga tau siapa yang nulis. Menurut kamu gimana? Kok aku ngerasa ada yang ngeganjel ya di puisi itu?" ujarku memberitahukan salah satu keganjilan yang selama ini mengganggu pikiranku. Puisi aneh yang kutemukan beberapa hari yang lalu. Rai terlihat mengerutkan dahinya. Dia bertopang dagu seraya menatap serius bait-bait puisi itu.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as referensi puisi
Read
+Library
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

terangnya sambil melipat beberapa halaman sebagai penanda bagian yang perlu direvisi. “Baik, Bu, paham, Bu,” jawab Ranny optimis. “Kalau untuk pembahasan, hasil temuan dalam bentuk pointer, jadi diperkuat dengan referensi yang relevan. Jangan lupa menuliskan referensi di daftar pustaka. Gunakan teknik pengutipan secara konsisten. Lihat lagi caranya di bahan kuliah yang sempat dibagikan pada waktu kelas metode penelitian dulu. Masih ada, atau sudah hilang?” tanya Ibu Relly.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 215 Times as referensi puisi
Read
+Library
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Sabun berbusa tapi ia tidak peduli. Kata-katanya canggung, tata bahasanya salah, rimanya tidak jelas, tapi tulus. "Mata Raisa seperti bintang di langit Bandung". Ia tertawa waktu itu, bilang itu puisi paling konyol yang pernah ia dengar. Tapi ia simpan sampai sekarang di laci. Lipat rapi. Seperti artefak dari kehidupan lain. Sekarang satu-satunya puisi yang kau tulis adalah laporan keuangan. Angka dan grafik. Tidak ada ruang untuk perasaan.
19.0K viewsOngoingAdded to Library 760 Times as referensi puisi
Read
+Library
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Manusia memang seperti itu, akan tersesat di tengah sanjungan. Membaca puisi tak lagi mampu memuaskan rasa percaya diri para pelajar yang tengah meledak-ledak. Seseorang mengusulkan untuk membuat puisi di paviliun ini. Jika kelak ada yang lulus ujian, paviliun ini akan menjadi tempat yang dapat dikunjungi oleh siswa di masa mendatang.
9.3430.3K viewsCompletedAdded to Library 16.8K Times as referensi puisi
Show Reviews (65)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Read All Reviews
Mas Dosen, I Love You

Mas Dosen, I Love You

“Apa gue salah kalau nggak ngerti tentang puisi?” Pak Ardi langsung ngasih senyum yang entah kenapa bikin Rani makin gugup. “Gak usah khawatir, Rani. Lo pasti bisa, kan? Gue cuma nanya pendapat lo tentang tema ‘cinta’ dalam puisi ini.” Rani yang udah panik, cuma bisa jawab dengan suara pelan, “Cinta itu... perasaan yang, ya, susah dijelasin, Pak.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as referensi puisi
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya Akhirnya kami menuliskan lagi puisi pada sebuah tembok yang belum tertulisi, atau tiada gambar di sana. Mei tidak bertanya soal arti, atau maksud mungkin, yang tertuang dalam puisiku tadi. Jika bertanya, aku akan menjelaskan kepadanya bahwa, “Aku juga tidak tahu!”
8.99.9K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as referensi puisi
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as referensi puisi
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status