Selubung Memori
Aku punya gagasan kalau adikku seumuran Reila.
Aku berniat berbaring di ranjang memikirkan semua itu, tetapi angin segar melintas, membuatku merasakan sesuatu yang menyejukkan.
Angin. Angin beraroma air tawar.
Aku berjalan ke belakang Gerha, menemukan hal paling megah yang pernah kulihat. Semestinya aku sadar. Suara ini identik. Suara yang membuatku selalu bisa merasa segar setiap istirahat di tengah lari gunung. Dua Gerha berhadapan langsung dengan bebatuan, yang menjulang tinggi, dipenuhi lumut, tetapi terlihat indah saat barisan pepohonan di belakangnya menjadi gerbang masuk untuk bongkahan harta karun terhebat: air terjun. Air terjun itu begitu raksasa, terlihat bisa menghanyutkan segala
Capítulos Populares