Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

Adina mengangkat gambarnya sambil menunggu komentar Derek. Itu adalah gambar bunga bogenfil yang besar lengkap dengan daun yang menempel di sekitarannya dengan latar belakang berwarna hitam. Di sekitaran bunga yang berwarna merah muda tampak terlihat beberapa anting yang berkilauan. "Sangat unik." jawab Derek singkat.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Bayu juga berpikir hal yang sama seperti Selvi. Namun, saat ia berbalik ke belakang pandangan Bayu tertuju pada bayangan tubuh mereka di pasir. Saat mereka membelakangi cahaya, bayangan tubuh mereka terlihat di di pasir pantai. Tiba-tiba Bayu terpikirkan ide. “Emm … bagaimana jika ambil foto bayangan kita di pasir? Lihat itu bagus kan, sini dekatkan dirimu.”
1051.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
ANESTESI RINDU

ANESTESI RINDU

bisiknya lirih. ​Nama itu terasa seperti kunci yang berputar di dalam gembok yang berkarat. Setiap kali ia menyebutnya, ada getaran hangat namun menyakitkan di dadanya. Vanya mencoba bangkit, menyandarkan punggungnya pada tumpukan bantal. Kepalanya tidak sesakit dini hari tadi, namun rasa rindu itu, rasa rindu yang tidak memiliki wajah yang jelas, terasa semakin nyata.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI

WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI

“Jangan bilang… itu Nefarion?” --- 2. Ilusi dari Bayangan Tiba-tiba, permukaan laut di sekitar mereka menghitam. Ombak berhenti bergerak, berubah menjadi cermin gelap. Dari pantulan itu, muncul bayangan diri mereka masing-masing—sosok kembar dengan mata merah menyala. Ardyn melihat bayangannya sendiri, wajah yang sama, tapi dengan aura gelap menusuk.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
Milik Sang Bayangan

Milik Sang Bayangan

“Kamu boleh terus dorong aku. Tapi suatu saat… aku akan mendorong balik. Dan kalau kamu jatuh, aku tidak akan menangkapmu. Aku akan ikut jatuh bersamamu.” Kayra menahan napas. Lalu membalas, “Jangan sok-sok an jadi pujangga, Tuan Bayangan.” Mereka tidak saling menyentuh lagi. Tapi jarak di antara mereka… tinggal napas. Dan di dalam napas itu, sesuatu mulai menyala. Sesuatu yang tak bisa lagi dipadamkan. ***
590 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Dari pantulan air, muncul bayangan seseorang—sosok perempuan, rambut panjang menjuntai menutupi wajahnya. Ren menegang. Ia kenal bayangan itu. “Ibu…” Bayangan itu tidak bicara. Tapi tangannya terangkat, menunjuk ke arah sungai bagian hulu. Kinari melihat gerakan itu. “Kau melihat sesuatu?” Ren hanya mengangguk. “Dia menunjukkan arah. Ke atas.” “Ke arah kampung roh?” tanya Liora, agak ragu. “Tapi itu wilayah tabu. Tidak ada yang diizinkan masuk kecuali…”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Raja Sankala

Kembalinya Sang Raja Sankala

Rindra menarik nafas panjang. “Dari tadi aku diam karena menghargai kesopanan kalian, tapi berkali-kali aku disebut anak kecil. Aku bukan anak kecil tubuhku memang belum sempurna, tapi aku adalah pemilik sah kedua pedang ini.” Jawab Rindra sedikit kesal. “Baiklah jika memang kau pemiliknya, tunjukan dengan ini. Jurus seribu bayangan api” Tiba-tiba muncul tombak-tombak api yang mengelilingi Rindra dan Aria, semua mata tombak api tersebut mengarah pada mereka dan melesat dalam hitungan detik.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dari tubuhnya, muncul tanduk tipis bercahaya gelap tanda bahwa bayangan itu kini benar-benar mengambil alih. Ratna menjerit. “Rendra!!” Bayangan di belakangnya tertawa puas. “Sekarang, Ratna, lihatlah apa yang terjadi kalau cinta dan kegelapan bersatu.” “Ratna...” suara Rendra yang kini dikuasai bayangan terdengar berat, terdistorsi. “Kamu bilang kamu nggak mau kehilangan aku, kan?” Ratna menatapnya ngeri, matanya membesar. “Ren... jangan bilang kamu...”
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
PNB S2 : IBLIS NAGA BIRU

PNB S2 : IBLIS NAGA BIRU

seru Candaka. "Hihihi ... Kanda bisa saja! Ayo, kita ke Desa Bayangan!" sahut Rinjani sambil mengandeng tangan Candaka. Candaka hanya tersenyum pasrah melihat sifat Rinjani yang mudah berubah dari baik hati menjadi kejam, dan baik hati lagi. ***** "Kita sampai di Desa Bayangan, Adinda! Aku harap kamu tidak sembarangan bertindak di desa ini, karena aku sangat menghormati Shama!" ujar Candaka.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai rindu bayangan
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
Immortal
Trilogy terakhir Pendekar Naga Biru bisa disimak nanti di sosmed Author ya ... Kisah yang akan berbeda dengan kedua trilogy sebelumnya. Ada fantasy, system, CEO, dungeon, Kultivasi, Pendekar yang tergabung menjadi satu di KISAH TIGA NAGA SAKTI. Segera ya ....
Baca Semua Ulasan
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

Itu hanya mimpi, dan tidak nyata. Tidak terasa waktu cepat berlalu. Sudah senja, dan tidak ada yang mengalahkan pemandangan senja di tempat panti asuhan. Karena lokasinya menghadap ke arah gunung langsung, tanpa ada hambatan gedung-gedung tinggi seperti di kota. Tapi kepala Rindu mulai sedikit pusing, sudah sejak tadi siang sebenarnya. Pandu mengambil sebungkus roti yang masih tersisa. “Rin, ini. Lo mau gak?”
1025.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai rindu bayangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status