Cinta Terlarang Bersama Ibu Angkat
“Ibu, aku kangen sekali denganmu!”
Usai bicara, aku langsung mencium bibir merahnya.
Ibu angkat membalas pelukan dan ciumanku.
Kami berciuman sangat lama, seolah sudah sepuluh tahun tidak bertemu, hingga ibu angkat kehabisan napas, barulah kami berhenti.
“Gio, ibu berdandan begini khusus untukmu, suka nggak?”
“Suka!”
Aku mengangguk, tanganku langsung menyelinap ke balik roknya.