Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

jawab Roy. Reva menyetujuinya, mereka pun berjalan untuk pergi ke taman rumah. Taman rumah singga Roy, yang sangat besar dan luas. Banyak sekali tanaman hias yang berada disana, air mancur juga berada disana dengan ukuran lumayan besar. Reva dan Roy duduk di salah satu kursi di taman, mereka menatap kedepan dengan kosong. Sebelum Roy menepuk pundak Reva, membuat Reva menatap dirinya.
16.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Teman Tidur Suamiku

Teman Tidur Suamiku

Bola matanya berputar pelan beberapa saat, kemudian menjawab, “Tadi lagi nemuin tamunya, Non. Di depan.” Anya mengerutkan dahi. Ia tadi sudah sampai ke teras depan, tetapi tidak menemukan yang ia cari. “Di depan mana? Dia gak minta bawain minum untuk tamunya.” “Kayaknya di gazebo belakang, Buk. Eh iya, minta bawain sih. Saya kok lupa.” Ririn buru-buru mencuci tangannya, kemudian beralih menyiapkan minum untuk tamu.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Nona Incaran Ketua Mafia

Nona Incaran Ketua Mafia

Room tour kembali berlanjut— Ruang tamu dan ruang makan menyatu dalam satu area luas dengan jendela-jendela besar menghadap taman. Cahaya matahari siang masuk dengan hangat. Bella berhenti didepan pintu kaca yang terbuka, aroma bunga menyamarkan aroma laut di udara. "Tempat ini menakjubkan. Rasanya kita tidak benar-benar berada di resort dekat laut," gumamnya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Tuan Pewaris, Nyonya Memilih Pergi

Tuan Pewaris, Nyonya Memilih Pergi

Mereka tertawa ringan sambil berjalan masuk ke ruang tamu. Ruang tamu begitu luas, jendela setinggi langit-langit menampilkan panorama Manhattan. Interiornya modern, lantai kayu gelap, sofa krem, dan sentuhan karya seni kontemporer. Di teras atap, taman kecil dengan kursi santai cocok digunakan untuk menikmati pemandangan kota. Mereka duduk, lalu Sophia memandang Eva. “Aku sudah mencari informasi yang kau minta. Mengenai Mama dan Papa mertuamu.”
1078.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

“Emang apalagi yang beda?” “Banyak! Hmm … ini, biasanya ‘kan kalau kita bertamu ke rumah keluarga orang Indonesia, ruangan pertama yang kita temukan biasanya ‘kan ruang tamu. Tamu hanya bisa masuk sampai ruangan tersebut, sementara bagian rumah yang lain tertutup. Iya, ‘kan?” Tsabitha mengangguk mengiakan. “Nah! Kalau di Jerman itu beda! Di Jerman itu sangat umum punya dapur di bagian depan rumah, karena dapur itu bagian rumah yang sangat penting. Area ini sering disebut hangout, jadi tempat untuk masak bareng, makan, minum anggur, dan kegiatan lainnya.” “Ooh, jadi rumah-rumah di Jerman itu bagian depannya dapur gitu? Unik juga!”
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Keris Bunga Bangkai

Keris Bunga Bangkai

ujarnya sembari berjalan pelan memasuki ruangan tersebut. Tarendra sama sekali tak merasakan ada hawa keberadaan siapa-siapa di sana. Namun dia tetap saja meminta permisi, berharap ada yang menyahutnya. Hingga dia sampai di bagian belakang dan menemukan sebuah teras yang cukup luas berlantaikan kayu. Bagian pinggir teras itu berada di atas sebuah perairan dangkal di pinggir laut.
1043.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ruang tamu di teras depan
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Johan Gara
rangkahasa adalah salah satu karakter yang saya rindukan di tengah maraknya karakter2 cerita urban. mau nyaranin buat berkenalan dengan karakter penakluk seribu negeri siluman dalam cerita The Destinable of Light di applikasi ini, tapi syg keris bunga bangkai ini sudah tamat. semoga ada sekuelnya
Rytíř
Besok ada rencana mau ke rumah family di luar kota. Selama masih sempat saya usahakan update chapternya hari ini dan juga besok. kalau ada absen update nya dalam 2 - 3 hari ini, mungkin saya dalam perjalanan. InsyaAllah, nanti pas sudah di rumah, saya usahakan kembali update 3-4 chapter perhari.
Baca Semua Ulasan
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

sambut lelaki berwarna coklat. Lukman dan Arimbi pun masuk ke dalam rumah dengan halaman luas dan tertata rapi. Tampak pada kanan dan kiri bangunan berderet kamar kos berisi teras yang digunakan sebagai ruang tamu. Masing-masing teras berisi dua bangku kayu dan meja kayu. “Dengan Pak Lukman? Silakan duduk dulu Pak,” sapa seorang wanita paruh baya, mempersilakan Lukman duduk pada sebuah pendopo.
910.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Jodoh Dari Anakku

Jodoh Dari Anakku

Seru Rama. Begitu pula Maryam yang langsung mengelilingi ruang tamu itu. Ruang tamu itu menyambung dengan ruang keluarga kemudian ruang makan dan taman belakang. Konsep rumahnya memang terbuka. Udara dengan leluasa masuk ke dalam rumah itu. Meskipun begitu, di dalamnya tak terasa panas sama sekali.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

“Terasnya kecil, Sas. Sebentar lagi bakalan ketimpa cahaya matahari hlo. Panas banget. Itulah kenapa aku taruh krei di sana, biar sinar matahari gak langsung masuk ke dalam rumah. Widya langsung menurunkan gulungan tirai bambu yang dipasang persis di depan teras mungil itu. Sassy tak punya pilihan. Entah karena teras itu kecil, atau karena siraman cahaya matahari, membuat tuan rumah tidak meletakkan satupun bangku untuk duduk di teras. Jadi dia hanya bisa masuk ke dalam. Beruntung si gadis kecil sudah tidak ada lagi. Ruang tamu mungil itu sebenarnya sudah ditata dengan apik. Hanya saja, beberapa pernik mainan anak terserak di sana-sini menimbulkan kesan berantakan dan kacau.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

sahut Kiara. "Yuk, kita ke teras belakang. Hawanya sejuk. Kita ngobrol dulu di situ sambil ngeteh dan makan camilan," kata Derdy. Lalu dia memandu ketiga tamunya menuju teras belakangnya yang luas dan ditata dalam interior yang artistik, dan tanaman yang tertata rapi di taman belakang. Derdy meminta asisten rumah tangganya untuk membuatkan minuman dan menyiapkan makanan kecil.
9.240.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ruang tamu di teras depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status