Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

"Kepalamu terbentur sesuatu? Kenapa, kau tidak ingat rumahmu?" "Rumahku?" Tomi mendesah singkat. Berjalan mendekati Diara. Menutup jarak di antara mereka. Memegang kepala Diara dengan kedua tangannya. Dan, menengokkan kepala Diara ke sebelah kiri. "Itu rumahmu." Diara melihat rumah berpagar hitam, dengan banyak pohon dan bunga di depannya. "Aah, i-iya. Hehe."
103.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 84 fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Aku hanya bisa berharap bahwa suatu hari nanti, mereka tidak akan lagi merasakan sakit yang sama seperti hari ini. "Kenapa kita tidak jadi masuk ke rumah Nenek tadi, Bu?" Suara kecil Ami terdengar begitu polos namun menohok. "Padahal Ami lapar, Bu. Kata Diah, gulai kambing buatan Nenek enak sekali. Ami pengen banget makan itu, Bu,"
101.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 42 fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
Anak Kembar Sang Konglomerat

Anak Kembar Sang Konglomerat

Matilah dirinya. "Maaf Pak. Tidak jadi." Delia kembali mengatur nafasnya karena terkejut. Aldi diam menatap perempuan ceroboh itu, "Di mana rumah kamu?" "Ah?" Delia masih belum sadar dirinya diajak berbicara. "Rumah kamu." "Jauh, Pak."
1073.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.5K fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
Aku dan [D]ia

Aku dan [D]ia

“Kamu bilang sama aku, kamu mau aku lamar dimana? Di pantai? Restoran mewah? Atau di kapal pesiar ala – ala pengusaha muda? Aku mampu kok atau kamu mau di...” “Di rumah.” Tegas ku memotong pembicaraannya yang konyol. “Maksudnya?” “Lamar aku di rumah aku Dza, di depan orang tua aku.” “Siap laksanakan.!” Ujarnya sembari hormat pada ku. Aku tidak menyangka Dzaqi bisa sekonyol ini. Dulu dia sangat pendiam dan irit sekali kalau bicara.
3.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 66 fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
KAKEK TUA itu SUAMIKU

KAKEK TUA itu SUAMIKU

Suamiku menggandeng tanganku kemudian membawaku masuk. "Ini rumah siapa, Kanda?" tanyaku penasaran. "Rumah Dinda," jawabnya. "Aku?" tanyaku heran. "Iya, ini rumah untuk Dinda. Kita nanti tinggal disini ya." Aku tak percaya jika aku diberikan rumah mewah oleh suamiku. Rumah sudah lengkap dengan isinya. Kursi yang biasanya aku lihat di televisi kini ada di ruang tamu. Masuk ke dalam ada ruang makan yang terhubung ke kolam renang langsung.
9.720.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 553 fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

Seru Luna. "Kenapa nggak bisa? Kata Mama kamu, rumah kalian nggak kalah besar dari rumahnya Kaila, berarti di sana banyak kamar kosong, dong! Secara kan, orang tua kalian cuma tinggal berdua." Jawab Mama Diana.
1011.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 345 fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

kata Julia. Adit memutar bola matanya dan menghela napas. Dia keluarkan ponselnya dan dia buka folder berisi foto-foto rumah yang tadi dibelinya itu. "Ini rumahnya. Kalian bisa lihat foto-fotonya. Kalau mau lihat rumahnya langsung, kita bisa ke sana malam ini. Aku pegang kuncinya," kata Adit, menyodorkan ponselnya ke Diana dan menunjukkan kunci rumah tersebut di tangan kirinya.
104.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 181 fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
HADIAH PERNIKAHAN PEMBAWA PETAKA

HADIAH PERNIKAHAN PEMBAWA PETAKA

Ditatapnya rumah yang menurutnya mewah itu yang ternyata tidak ada bandingannya dengan milik Diana. "Apakah aku sudah gagal? Bagaimana bisa wanita yang pernah merusak kehidupanku hidup dengan damai? Bahkan Tuhan pun berpihak padanya?" gumamnya sambil terus memandang rumah itu dari luar pagar. Hujan yang deras pun ikut mengguyur tubuhnya. Dia sama sekali sudah tidak penasaran dimana Burhani, suaminya itu berada.
1037.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.3K fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

Diana pernah cerita kalau anak-anaknys sudah dibuatkan oleh suaminya tabungan berupa kosan puluhan pintu. Kuambil gawai, kucari pemilik perumahan yang kutandai dengan nama jual rumah Melati, beruntung langsung nyambung. Kebetulan pemiliknya sedang berada di lokasi. "Semoga rumah itu menjadi rejekimu." Bisik Diana setelah membayar di kasir. "Aamiin, ya. Kalau memang rejeki tak kemana." kataku. Setelah itu mobil Diana tancap gas ke kawasan Melati, kebetulan hari ini tkdak begitu padat lalu lintasnya.
976.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.5K fois en tant que rumah dia
Afficher les avis (24)
Read
+Librairie
Wijayanti Djatmiko
maaf yq thor..padahal cerita di awalnya cukup menarik....tp kenapa endingnya spt dipaksakan.. maaf . awalnya rumit dan berbelit belit....tp endingnya simpel banget bahkan lakon utamanya tidak diberi kesempatan bahagia dan menemukan cinta yang. lain.... keluarga cemara trutama suaminya dpt azab
Septi Wahyuni
bagus tapi kenapa rasanya sebel dan nyesek aja jadi wanita tetep pasrah gitu mulu... udh di perlakukan nggak adil sama mertua jg suami.. nggak banget buat aq yang jadi wanita... juga yg jadi kakak ipar tega2nya juga jadi musuh dlm selimut... menjijikan...
Lire tous les avis
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

tanya Andi. Idris mengingat-ingat sejenak. “Pernah ada perumahan juga, tapi nggak besar. Waktu itu aku baru mulai bekerja di perusahaan sekarang.” “Eh, omong-omong soal rumah, kata Diana, keluarga Justin lagi membangun villa di Rembangan, Ndang,” kata Friska menyela percakapan Idris dan Justin. Sondang refleks menunjukkan wajah kesal mendengar perkataan Friska. Dirasanya Idris melihat sesaat kepadanya.
107.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 211 fois en tant que rumah dia
Read
+Librairie
Dernier
1
...
45678
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status