Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat Liar Suami Wasiatku

Hasrat Liar Suami Wasiatku

"Dia tidak mungkin salah! Ayo kita ikuti lokasinya!" Claudia terus memperhatikan titik lokasi yang ditunjuk di ponsel. Ekspresinya pun mendadak berubah saat melihat sebuah rumah mewah yang ia kenali. "Mana? Di mana? Hanya ada rumah mewah di sini! Di mana titiknya, Claudia?" "Di sini, Ibu. Tapi ... aku mengenali rumah ini. Kalau aku tidak salah ... ini rumah Pak Darren. Pemilik Luxterra Developments. Bosku."
1038.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang rumah dia
Ipakita ang mga Review (16)
Read
+Library
Mommykai22
Halo semua, selamat datang di novel baru author. Novel ini menceritakan tentang Darren Pratama, anak dari Diego dan Anna di novel Gairah Liar Mantan Suamiku yaa. Selamat membaca semua dan semoga suka yaa 🩷🩷
lullaby dreamy
thor sejauh ini ceritanya bagus krn Darren ttp teguh pertahanin Laura . jgn kaya karakter Leadmale yg sblm²nya yaa thor . yg lembek n' plin plan cm krn di manipulasi sm karakter wanita antagonisnya . udh capek baca karakter leadmale yg plin plan . mau baca karakter yg ga goyah prtahanin wanitanya .
Basahin ang Lahat ng Review
EUFORIA

EUFORIA

Diana melempar tasnya ke atas sofa, lalu mengempaskan pantat sambil mengembuskan napas lega. “Sampai juga, deh, kita!” Sementara itu, aku masih berdiri dan membisu menyaksikan tingkah Diana yang seperti para perempuan pada umumnya. “Ada apa, Adrian? Apa kamu nggak suka sama rumahku?” “Oh, nggak, kok. Rumah lo bagus dan besar. Udah kayak istana.”
1013.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 511 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

"Dah Ayah." Masih tak kuasa aku beritahu ayah perihal Kenzo. Kasian beliau, pasti nanti kepikiran. Biar kuatasi sendiri saja. *** Dimana rumah Rio? no 37. Upps, inikah? Aku berhenti di rumah sederhana dengan dinding yang banyak mengelupas. Pelan kuketuk pintu yang terlihat sudah tua itu. "Siapa?" kudengar suara Rio berteriak dari dalam.
104.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 130 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Housemate

Housemate

Siapa tahu dia bisa datang lain hari. "Disini rumahnya. Dia tinggal sama saya." Nasha berharap Ajeng punya pikiran macam-macam dan berhenti mendekati Satria. Enak saja. Satria itu miliknya. "Oh, kamu saudaranya Pak Satria?" Ini kenapa jadi sesi tanya jawab seperti ini ya? Ajeng bukannya langsung pergi malah menanyakan yang lainnya. Ada apa dengan perawan jaman sekarang?
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 114 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Rumah Kakek

Rumah Kakek

“Aduh, makin lama nggak ditinggali, makin banyak aja cerita aneh-aneh, ya. Yasudah, Ibu ke rumah dulu. Salam sama istrimu dan adik adiknya Dara.” Pantas saja rumah ini kemalingan, lampunya memang selalu mati dan tiap malam selalu dalam keadaan gelap gulita. Itu yang akhir-akhie ini dikeluhkan tetangga termasuk Bu Popon. Setelah pembicaraan selesai, kami langsung pulang ke rumah masing-masing. DIJUAL TANPA PERANTARA HUB 08123456789 Tulisan itu kini terpampang di rumah kakek. Aku sempat mengantar ayah menempelkan tulisan itu di beberapa sudut komplek rumah ini.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 178 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Dendam Istri Terabaikan

Dendam Istri Terabaikan

kata Hans tanpa basa-basi. "Memangnya kamu sudah dapat pembeli, Mas? Kenapa cepat sekali?" Diaz merasa kecewa karena harus meninggalkan rumah hari ini juga. Ia juga belum bicara apa-apa pada ibunya. Ia takut, jika nanti ibunya akan marah karena tak bisa menghalangi suaminya untuk menjual rumah ini dan ia serta Hans justru menumpang di rumah ibunya.
107.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 263 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Suami Satu Milyar

Suami Satu Milyar

ujar Diana tanpa perasaan. “Gimana kalau ada keluargamu yang tahu kalau kita ternyata pisah kamar?” tanya Dafa, seolah hal tersebut adalah sebuah masalah ke depannya. “Tidak akan. Setiap bagian rumah ada penghuninya masing-masing, dan aku yang menghuni bagian rumah yang ini,” kata Diana datar. “Tidak akan ada yang berani untuk masuk ke wilayahku tanpa seizinku.”
866 viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Hangatnya Dekapan Om Budi

Hangatnya Dekapan Om Budi

“Pada ke mana? Kok rumah sepi banget.” Diana menaruh kain di meja, lalu mendekat sedikit. “Aya ada di kamar, Mas Andri kayaknya udah tidur, kecapean kayaknya habis cari rumah.” Om Budi mengangguk. “Bagus. Biar kalian bisa cepet dapet rumah.” Diana menunduk sopan. “Iya, Om.” Lalu Diana menambahkan, “Om mau Diana siapain makan?”
9.820.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 511 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

“Ini rumah kita sekarang. Rumah yang muat buat semua.” Dava mencium kening Nadia. “Rumah kita. Selamanya.” Aurelia berdiri di samping, tersenyum. “Aku senang bisa tinggal di sini sama kalian.” Ibu Nadia memeluk Rian. “Ibu senang. Rumah ini jadi lebih hidup.” Rian berlari ke halaman belakang. “Aku mau main bola!”
103.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 141 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
Kujual Suamiku di Status Facebook

Kujual Suamiku di Status Facebook

"Na, kamu pikir beli rumah kaya beli gorengan? sabarlah. Semua butuh proses." "Bodoamat." Diana pergi ke kamar begitu saja. Kepalaku semakin pusing. Rumah ini seperti pemanggangan, rasanya panas dan membakar sampai ulu hati. Aku rebahkan tubuh di atas sofa. Meletakan lengan di atas kelopak mata. Menutup mata berusaha tertidur. Tiba-tiba, telepon berdering. Tertera nomer tanpa nama. Takut ada hal penting, aku angkat saja.
1021.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 696 Beses bilang rumah dia
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status