Gadis Penjual Pecel, Sukses jadi Miliarder
Jalanan yang masih berbatu, membuat laju motor Bimo, tak bisa melaju dengan cepat.
"Itu Mas, rumah yang ber cat hijau." tunjuk Pak Hasan, pada sebuah rumah yang terlihat sangat sederhana.
"Ini rumahnya?" tanya Bimo, tampak prihatin.
Rumah kontrakan, yang masih berlantai tanah, dengan bangunan semi permanen, karena separuh dindingnya, hanya menggunakan papan kayu.
"Iya Mas." jawab Pak Hasan, kemudian mengetuk pintu rumah, yang tertutup.
Capítulos em Alta