Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Barbar Direktur Sad Boy

Istri Barbar Direktur Sad Boy

balas pemuda itu seperti tadi. Hingga akhirnya, Ardian berhenti tepat di depan pintu rumah bertingkat dua itu. Dinding bercat abu-abu muda dipadu jendela besar berbingkai hitam membuat rumah itu tampak kokoh sekaligus hangat. “Ini rumah siapa?” tanya Alda lagi. Ardian masih tidak menjawab. Ia hanya mendorong kursi roda Alda sampai tepat di bawah naungan teras.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

Hanya terakhir online saja yang terlihat di dalam W*-nya. ‘Sudah jam tujuh, pintu belakang, kok, belum dinyalakan, ya?’ batinku bicara. Ke mana perginya mertuaku? Pasti mereka sedang tertawa saat ini. Rumah Erna memiliki dua kamar, sama seperti rumah mertuaku.
1021.4K viewsOngoingAdded to Library 706 Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Aku mengekor. Dengan menggunakan roda dua, kami beriringan menuju satu rumah yang tak jauh dari GAR. Pak Rahmat berhenti di sebuah bangunan kecil tapi resik. Tanaman stroberi berjejer di depan rumah. Dindingnya bercat seputih susu. Pak Rahmat langsung masuk. Mengucap salam, lalu membuka pintu sendiri. Aku ikut melangkah masuk. Rumah ini memiliki dua kamar, satu ruang tamu, dan dapur. Di kamar yang paling depan, pintunya terbuka. Suamiku berbaring lemas di sana. Spring bad tanpa dipan menjadi alasnya.
9.781.7K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

"Di sini?" tanyaku setelah menatap nomor di samping pintu gerbang bertuliskan A15. Sebuah rumah dua lantai yang terlihat mewah dengan halaman yang luas, langsung tertangkap mataku. "Iya."
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 460 Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Bukan Sopir Biasa

Bukan Sopir Biasa

Sambil berlari, Armila mempelajari sekitar rumah itu. ‘Rumah ini ada dua pintu keluar. Pertama yang di depan sana, yang ada di dekat seorang lelaki sedang duduk di kursi sambil melihat ponsel. Lalu yang kedua, di sambil kamar mandi ini. Mungkin ini pintu belakang,’ ucap Armila dalam hati ketika dia sudah berada di dalam kamar mandi, dan sedang membuang hajatnya.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

Jegrek! “Aahhh!” “……” Dan merasa kesal karena ia terlambat selangkah. “Tadi itu ibu kan?” tanya Dan menoleh ke bawah kakinya. Tebi mengangguk kaku. “Apa kode pintunya?” “2211.” “Hah?” “Kode pintu terdekat, 2211.” “Itu kan, haish… Bukan pintu yang itu… tapi pintu yang di balik rak ini nih!” Dan memindahkan Tebi ke hadapan rak buku.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Gerimis Bulan Desember

Gerimis Bulan Desember

Oke, memang aneh untuk ukuran pengantin baru, dan aku penyebabnya. Mendingan memanfaatkan waktu libur dengan meng-explore rumah ini. Rumah berkamar dua ini nuansanya kaku, kayaknya type 45 dengan halaman yang luas. Ada pohon mangga di depan, yang sedang berbuah. Di pintu depan tertempel nama “Lettu Wisnu Adikara, Pasipers”. Oke, aku nggak paham apa maksudnya selain cuma pangkat dan nama Inu. Nggak paham dan nggak mau belajar, masih apatis.
9.8102.5K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as rumah pintu 2
Show Reviews (52)
Read
+Library
Ruby♡
Plotnya bagus banget thorrr, makin penasaran dengan kelanjutan ceritanya ♡♡♡ Guys jangan lupa mampir di ceritaku berjudul "Hello Ms.Joa!" Genre: Romance, Manipulatif, Mafia, Crime, Mystery. Semoga terhibur ya~~~...
Evi Fadliah
Sumpah Thor karyamu yang ini luar biasa keren pake banged, ilmu barunya dapet, harunya dapet, kocaknya dapet, pelajarannya juga dapet. Penulisan dan kosa kata yang digunakan bener2 bagus.. Thumbs up buat kamu thor.. One of the best novel yang aku baca di aplikasi ini.
Read All Reviews
Kamar 2A

Kamar 2A

“Aku saudara jauh Bu Narti. Tinggal di bawah, kamar 1A. Baru datang dua hari yang lalu bantu-bantu urus kos ini. Bu Narti bilang ada penghuni baru di 2A, jadi aku mau nyapa sekalian memastikan semuanya aman.” Rara mengembuskan napas perlahan, sedikit lega. “Oh… saya Rara.” “Senang kenalan,” ujarnya sambil mengangguk sopan. “Maaf kalau kagetin. Lorong lantai dua memang sempit. Orang keluar kamar tiba-tiba bisa bikin jantung loncat.” Rara nyaris tersenyum tipis.
569 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Setelah berjalan masuk hampir dua puluh meter, mereka berbelok ke kanan. Rumah susun sepuluh pintu berderet di hadapan. Sebaris ada lima pintu dan saling berhadapan. Lingkungannya yang bersih dan rapi membuat tempat itu terasa nyaman. Cat hijau sedikit kekuningan mendominasi warna bangunan. Pemilihan warna yang sangat cocok sehingga membuatnya enak dipandang. “Letakkan disini saja, Pak.” Arini berhenti di pintu nomor dua. “Terima kasih ya, Pak, maaf merepotkan.” Arini tersenyum sungkan pada supir Bu Ningrum.
998.7K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as rumah pintu 2
Read
+Library
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Ia mengamati kediaman kecil seharga dua tael per bulan itu dengan penuh pertimbangan. Itu adalah sebuah halaman samping yang disewakan oleh pemilik rumah yang tinggal di sebelah. Meski begitu, mereka telah membuat pintu masuk lainnya di gang belakang agar penyewa tidak perlu masuk melalui pintu utama kediaman. Hanya ada dua kamar tidur, sebuah dapur, jamban di belakang rumah dan halaman kecil dengan sumur di depan. Kipas bulu itu bergerak-gerak lagi. Alis Sang pemilik kipas terangkat ketika ia berbicara, “Bagaimana? Apakah kalian menginginkannya atau tidak?”
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 428 Times as rumah pintu 2
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status