Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ann The Innocent

Ann The Innocent

TREK! Pintu terbuka. Zean melirik pada Natalie yang ada di belakangnya. "Masuklah! Rumah ini tidak semewah milik Carine! Tapi, setidaknya ini hasil jerih payahku!" jelas Zean langsung masuk ke dalam. Pandangan Natalie pada ruangan rumah mungil ini, furniture vintage dengan warna coklat muda membuat dirinya merasa damai, ditambah aroma therapy dari bunga lavender membuat dirinya betah.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 714 Times as rumah zen
Read
+Library
PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

Rambut panjangnya bergerak lembut tertiup angin malam, sementara sorot matanya masih sama seperti belasan tahun lalu. Tajam. Sulit ditebak. Dan terlalu berbahaya untuk dilupakan. “Darimana kau tahu rumahku?” tanya Zen akhirnya. Shen terkekeh kecil sambil menyilangkan tangan di dada. “Tentu mudah mendapatkan alamatmu.” Ia berjalan masuk tanpa menunggu izin, seolah rumah itu masih memiliki sedikit tempat untuknya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as rumah zen
Read
+Library
Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

kata Baskoro seraya membukakan pintu mobil untuk Zeni. Zeni segera keluar dari dalam mobil. Pandangan matanya melihat kesekeliling halaman rumah tersebut yang berisi beraneka jenis bunga dan tanaman hias. Didepannya terlihat bangunan besar dan megah yang memiliki dua lantai. "Ayo kita masuk Zeni, aku yakin ibu sudah menunggu kedatangan kita." ajak Baskoro. "Baiklah. Kita tidak akan membuat ibumu menunggu terlalu lama kedatangan kita."
2.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as rumah zen
Read
+Library
SWEET CAKE

SWEET CAKE

ujar Zen lagi. Mereka terus melangkah hingga memasuki bagian dalam mansion. Lalu sebuah kalimat mengejutkan tiba-tiba saja meluncur dari bibir Zen. Kalimat yang membuat Clint tercengang dan tidak pernah dia bayangkan akan terucap oleh sahabatnya. “Aku ingin memiliki keluarga kecil yang hidup dengan sederhana dan jauh dari dunia hitam.” Zen menoleh pada Clint lalu melanjutkan ucapannya. “Aku akan menikahi wanita itu ketika dia tersadar nanti.”
9.583.3K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as rumah zen
Show Reviews (29)
Read
+Library
Rusmiko157
Hallo, Everyone😊 Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir ke ceritaku. Semoga cerita ini dapat menghibur kalian semua🤗 Tulis review kalian setelah membaca cerita ini, tinggalkan bintang 5 juga, ya😘 See ya, I love you all😘
raisa regina
Bagus banget sih ceritanya. Epic!!! Love story ada, friendship ada, family, action nya keren sih, comedy juga ada. Seru!!! Senyum2 trus mewek trus ngakak trus tiba2 adrenaline rush. Paket komplit sih ini. MUST READ. Zen Lea forever, my fave couple 🫶🏻🫶🏻🫶🏻 Love Arthur & Clint juga hihi. BEST
Read All Reviews
Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

“Saya juga, Pak Zen. Kalau ada seekor gajah sekalipun di dalam, saya yakin pasti gosong.” “Untungnya, setahu saya rumah itu rumah kosong,” sahut Aipda Zen. “Rumah mewah tiga lantai itu, dulu milik Nyonya Prita. Seorang pengusaha batubara dari Kalimantan. Tapi, sejak Melia putrinya masuk sekolah SMA, Nyonya Prita setahu saya pindah ke Jakarta dan rumah itu sama sekali kosong.” “Dan untung lagi bangunan rumah itu tidak menyatu dengan rumah penduduk. Jadi meminimalisir terjadinya perambatan api.”
9.96.3K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as rumah zen
Show Reviews (68)
Read
+Library
Dr Maharadika
Ji, cerita kamu bagus banget. Jadi keinget zaman dulu baca komik conan sama Ade dan Dinda. Ceritamu seseru itu. Nggak nyangka aku kamu berbakat juga nulis novel kriminal begini. Aku sampe ketagihan bacanya padahal aku nggak begitu suka baca. Yaman panas, Ji. Tapi ceritamu lebih panas.
hassannurwahidd
Cerita yang luar biasa. Temanya menarik dan cara penyajiannya cerdas. Tidak membuat bosan dibaca. Bahasanya lentur. Penulis menceritakan kisahnya dengan baik. Sehingga mudah dimengerti dan memberikan kesan mendalam. Cerita ini sarat dengan psikologi, pembelajaran tentang dunia forensik juga.
Read All Reviews
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

"Iya. Dulu, apartemen itu sengaja tidak aku jual karena menyimpan banyak kenangan tentang kita." "Trus, kenapa sekarang dijual?" tanya Kirana penasaran. "Rencananya, uangnya mau aku belikan rumah. Yang sederhana saja, yang penting bisa kita tempati. Jadi, kita tidak perlu tinggal di ruko lagi. Sisanya, mau aku investasikan ke perusahaan, biar lebih berkembang. Tapi, misal kamu mau pesta pernikahan, kita bisa menggunakan uang itu."
107.3K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as rumah zen
Read
+Library
Rahasia di Rumah Kos

Rahasia di Rumah Kos

Bahkan ketika berbelok ke jalan kecil yang jarang dilewati orang, laju motornya tetap mantap, seolah ia sudah tahu persis ke mana ia akan pergi. Rumah tua itu muncul di hadapan mereka. Bangunan kosong yang jarang ditempati, catnya mengelupas, jendelanya sebagian pecah. Tempat yang salah untuk pertemuan apa pun—dan justru karena itu, tempat yang sempurna. Eko berhenti di balik bayangan pohon besar ketika Yanti masuk ke dalam. Lampu di dalam rumah menyala beberapa saat kemudian.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as rumah zen
Read
+Library
Rumah Kosong di Dusun Angker

Rumah Kosong di Dusun Angker

Rumah ini sangat besar dengan bangunan betonnya dan halaman yang sangat luas yang dibatasi dengan gerbang besi di depannya. Rumah ini terlihat sangat mewah di tengah rumah warga yang biasa saja. Walaupun sudah terlihat kusam dengan cat yang sudah mengelupas namun melihat kokohnya rumah ini dapat dipastikan rumah ini dahulu adalah rumah yang megah yang memiliki halaman yang cukup luas untuk ukuran rumah di desa. Rumah ini juga menandakan kalau pemiliknya adalah warga Dusun Sentani yang kaya raya.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as rumah zen
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Mega mengamit lenganku. Rumah ini mungil, didominasi warna putih. Halamannya tidak luas, ukuran tanahnya pun tak seberapa. Satu hal yang aku suka, seluruh rumah di perumahan ini tak memiliki pagar. Aku paling suka rumah tanpa pagar, kesan ramah dan akrab sangat kental terasa. “Sebentar.” Dayu merogoh saku celananya, lalu mengeluarkan sebuah kunci. “Nah, silakan masuk, Tante, Mega.”
108.5K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as rumah zen
Read
+Library
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Tristan memasuki rumah besar tersebut dengan langkah panjang sambil bersiul-siul. Walaupun sudah tua dan ada sedikit bau jamur tapi suasana rumah ini sama sekali tidak menyeramkan. Malah terlihat cukup terawat dan bersih. Langit-langit rumah yang tinggi membuat suasana rumah terasa sejuk dan adem. Ditambah lagi dengan suara tawa anak-anak serta kicauan burung dari halaman belakang yang cukup luas, benar-benar membuat Tristan merasa betah seperti berada di dalam rumahnya sendiri.
9.88.8K viewsOngoingAdded to Library 324 Times as rumah zen
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status