Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Mereka terus memperhatikan kami. Setelah turun dari motor, Zain mengajakku jalan ke saung itu. "Ini rumahku," kata Zain. Rumahnya sederhana, dengan halaman yang bisa dibilang lumayan luas. Banyak tanaman di halaman itu. Ada terong, cabe, pohon singkong yang sepertinya hanya dipetik daunnya saja, pepaya, ada juga pohon jeruk nipis. Ada beberapa lagi tanaman yang tak begitu aku tau tanaman apa. Rajin sekali pemilik rumah ini.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as rumah zen
Read
+Library
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Aku mengulurkan tangan disambutnya dengan sungkan. "Kamu yang ngasuh dedek Zidan ya?" "Iya kak, rumahku disitu, kak," katanya sambil menunjuk sebrang jalan. "O, mbak Zarima ada?" "Ada, masuk saja, kak." Rumah sewaan mbak Zarima ternyata bukan hanya tampilan luarnya yang modern. Tampilan dalamnya juga. Dia menempati kamar depan dekat ruang tamu, dua kamar lagi untuk anak pemilik rumah yang masih SD dan SMP. Satu kamar paling belakang lebih luas, sepertinya kamar utama, sayang jarang ditempati, mereka lebih sering tinggal di ruko pasar berjualan sembako. Lantai rumah ini dikeramik putih, televisi 21 inchi terpampang di atas lemari buffet dari kayu jati. Kursi tamu dan meja makannya juga terbu
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 550 Times as rumah zen
Read
+Library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Akan tetapi, setelah membuka ponselnya dan membaca balasan pesan dari Kania yang berisikan [Datanglah, Lice. Pintu rumahku selalu terbuka untukmu. Kutunggu sekarang ya.] Dirinya pun tersenyum lalu segera melajukan motornya masuk, ke dalam perumahan tersebut dan langsung menuju ke rumah Kania. Rumah minimalis berwarna putih bersih itu, terlihat begitu asri karena dihiasi dengan beraneka ragam tanaman di halaman rumah. Alice kembali ragu, saat ingin melangkah masuk ke rumah Kania.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as rumah zen
Read
+Library
Rumah Kos Berhantu

Rumah Kos Berhantu

Tanya Bu Ida lagi. "Yang paling murah saja Bu, yang penting dekat dengan kampus supaya tidak ada ongkos lagi," Jawab Virza sambil tertawa pelan. Ibu Ida memperhatikan Virza dari ujung rambut sampai ujung kakinya, kemudian dia tersenyum. "Di rumah saya sebenarnya ada satu kamar, tapi kos campuran," kata Ibu Ida. Virza berpikir sejenak, dia ingat pesan ibunya yang selalu mengkhawatirkan dirinya.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as rumah zen
Read
+Library
Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

ucap Zen menenangkan. Setelah memastikan Bita merasa cukup nyaman, Zen pamit untuk kembali ke kantor. Ia tahu bahwa memberikan ruang bagi Bita untuk beristirahat adalah hal terbaik yang bisa ia lakukan saat itu. Sepeninggal Zen, suasana vila kembali menjadi sunyi. Hanya terdengar suara gemericik air dari kolam renang di luar. Bita duduk bersandar di kepala tempat tidur, menikmati setiap sendok bubur hangat kiriman Zen sambil melamun. Pikirannya terbang ke mana-mana, membayangkan betapa besar pengorbanan dan perhatian yang diberikan pria itu selama ini.
9.72.5K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as rumah zen
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hayatun
Bagus kisahnya. Bita yang dari desa harus beradaptasi dengan kota jakarta yang penuh godaan dan keras. Jadi penasaran nanti bagaimana nasib bita di jakarta, dan akan menjadi apa. jangan putus cerita ya tor.
Nirmala AB
Bagus nih ceritanya. kok viewnya dikit banget ya? aplikasi harusnya bisa melirik tulisan berkualitas seperti ini agar bisa dikenal lebih banyak pembaca. bantu promoin lah. kan kalau laku, aplikasi juga dapet hasil.
Read All Reviews
Tawanan Cinta Queen Mafia

Tawanan Cinta Queen Mafia

"Aku permisi masuk, ya." Mata Zea begitu takjub dengan pemandangan di dalam ruangan rumah Roy. Rumah Roy begitu bersih, rapi, dan berkonsep unik. Rumah Roy terbuat dari kayu berkualitas tinggi. Kursi tamu dan perabot-perabot di dalamnya benar-benar estetik dan serasi dengan tipe rumah ini. "Apa kamu suka rumah ini? Kamu tidak berhenti memandang sampai-sampai lupa aku ada di sampingmu," kata Roy sambil tersenyum ramah.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as rumah zen
Read
+Library
Madu Suamiku

Madu Suamiku

Kedua wajahnya pun juga hanya berjarak sejengkal saja, "Bunda, om papa... Ayo turun." "Astagfirullah, sorry Za!" Zean menarik tubuhnya dan seketika suasana menjadi canggung. Sabuk pengamannya juga sudah terlepas dan keduanya pun turun. Tak membutuhkan waktu yang lama untuk proses penandatanganan dan surat-surat rumah yang di beli Zahra. setelah melihat lihat dalam serta desainnya, Zahra langsung merasa cocok. Rupanya Zean tau betul selera Zahra seperti apa. Rumah dengan desain minimalis dengan beberapa fasilitas lainnya itu membuat Zahra jadih cinta.
8.220.4K viewsCompletedAdded to Library 735 Times as rumah zen
Read
+Library
Balas Dendam Pangeran Bodoh

Balas Dendam Pangeran Bodoh

Tawa kecil pecah dari bibir Torin melihat asisten setianya itu masih saja melongo menatap kemegahan arsitektur batu di dalam rumah Zano. "Jangan banyak melamun, Rion. Nanti kau cepat tua sebelum sempat melihat Azure runtuh," goda Torin sambil menarik kursi kayu besar untuk Zeni. "Sudahlah, apa yang kau lihat hari ini hanya sebagian kecil dari wilayah kita yang baru kau ketahui. Sekarang makanlah, kau sudah bekerja keras. Kamarmu sudah disiapkan di pendopo luar, menghadap langsung ke arah air terjun."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as rumah zen
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as rumah zen
Read
+Library
Kawin Kontrak Dengan CEO Dingin

Kawin Kontrak Dengan CEO Dingin

Davanka mendelik lalu menyerahkan kembali tas Zevanya. Mereka melanjutkan perjalanan dan tidak lama Zevanya menghentikan langkah di depan sebuah rumah kecil dengan dinding keramik berwarna putih dan list kusen berwarna biru. Terdapat pagar sebatas pinggang di depannya yang tampak tidak berguna. Rumah Zevanya tidak memiliki halaman karena dari pagar langsung teras. Rumah kontrakan Zevanya mirip seperti rumah Barbie, sangat minimalis dalam artian sebenarnya.
1087.4K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as rumah zen
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status