Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hidden Casanova

Hidden Casanova

Zena merentangkan badan. Rumah sebagus ini selalu tampil dalam mimpinya. Menyebut rumah ini 'rumah idaman' sepertinya tidak terlalu berlebihan. Keadaan semakin baik karena Zena tinggal seorang diri disana. Ada sih orang lain, nenek penjaga rumah yang tinggal di lantai satu dan tukang bersih-bersih yang tinggal di lantai dua. Zena sendiri memilih salah satu kamar di lantai dua karena memiliki balkon.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as rumah zen
Read
+Library
My Love From Thames

My Love From Thames

Dengan berat hati, meskipun senyuman tetap terpampang di wajah cantiknya, dia membawa Raja dan keluarganya ke salah satu kawasan perumahan menengah atas di sekitar kawasan Egham Hill, tak jauh dari kampus. Zivanna mempersilakan semuanya masuk ke halaman sebuah rumah yang lumayan besar berlantai dua. Pagarnya terbuat dari tanaman yang dibentuk rapi menyerupai dinding setinggi pinggang manusia dewasa. Raja terkesima dengan desain interior rumah Zivanna yang anggun dan elegan. Rumah bercat putih dengan jendela-jendela besar itu secantik pemiliknya.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as rumah zen
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Sudah cukup lama Zenith tidak berkunjung ke rumah itu. Rumah berarsitektur Korea yang memiliki taman luas sarat dengan beragam jenis bunga, kolam dengan aneka jenis Pisces dan halaman berumput hijau yang menjadi tempat bermain beberapa jenis Aves.. Rumah yang terletak di pinggiran kota ini terasa begitu nyaman asri. Wajar saja jika sang pemilik selalu betah berlama-lama seorang diri di dalamnya.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as rumah zen
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Mereka terus memperhatikan kami. Setelah turun dari motor, Zain mengajakku jalan ke saung itu. "Ini rumahku," kata Zain. Rumahnya sederhana, dengan halaman yang bisa dibilang lumayan luas. Banyak tanaman di halaman itu. Ada terong, cabe, pohon singkong yang sepertinya hanya dipetik daunnya saja, pepaya, ada juga pohon jeruk nipis. Ada beberapa lagi tanaman yang tak begitu aku tau tanaman apa. Rajin sekali pemilik rumah ini.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as rumah zen
Read
+Library
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Aku mengulurkan tangan disambutnya dengan sungkan. "Kamu yang ngasuh dedek Zidan ya?" "Iya kak, rumahku disitu, kak," katanya sambil menunjuk sebrang jalan. "O, mbak Zarima ada?" "Ada, masuk saja, kak." Rumah sewaan mbak Zarima ternyata bukan hanya tampilan luarnya yang modern. Tampilan dalamnya juga. Dia menempati kamar depan dekat ruang tamu, dua kamar lagi untuk anak pemilik rumah yang masih SD dan SMP. Satu kamar paling belakang lebih luas, sepertinya kamar utama, sayang jarang ditempati, mereka lebih sering tinggal di ruko pasar berjualan sembako. Lantai rumah ini dikeramik putih, televisi 21 inchi terpampang di atas lemari buffet dari kayu jati. Kursi tamu dan meja makannya juga terbu
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 541 Times as rumah zen
Read
+Library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Akan tetapi, setelah membuka ponselnya dan membaca balasan pesan dari Kania yang berisikan [Datanglah, Lice. Pintu rumahku selalu terbuka untukmu. Kutunggu sekarang ya.] Dirinya pun tersenyum lalu segera melajukan motornya masuk, ke dalam perumahan tersebut dan langsung menuju ke rumah Kania. Rumah minimalis berwarna putih bersih itu, terlihat begitu asri karena dihiasi dengan beraneka ragam tanaman di halaman rumah. Alice kembali ragu, saat ingin melangkah masuk ke rumah Kania.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as rumah zen
Read
+Library
Rumah Kos Berhantu

Rumah Kos Berhantu

Tanya Bu Ida lagi. "Yang paling murah saja Bu, yang penting dekat dengan kampus supaya tidak ada ongkos lagi," Jawab Virza sambil tertawa pelan. Ibu Ida memperhatikan Virza dari ujung rambut sampai ujung kakinya, kemudian dia tersenyum. "Di rumah saya sebenarnya ada satu kamar, tapi kos campuran," kata Ibu Ida. Virza berpikir sejenak, dia ingat pesan ibunya yang selalu mengkhawatirkan dirinya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as rumah zen
Read
+Library
Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

ucap Zen menenangkan. Setelah memastikan Bita merasa cukup nyaman, Zen pamit untuk kembali ke kantor. Ia tahu bahwa memberikan ruang bagi Bita untuk beristirahat adalah hal terbaik yang bisa ia lakukan saat itu. Sepeninggal Zen, suasana vila kembali menjadi sunyi. Hanya terdengar suara gemericik air dari kolam renang di luar. Bita duduk bersandar di kepala tempat tidur, menikmati setiap sendok bubur hangat kiriman Zen sambil melamun. Pikirannya terbang ke mana-mana, membayangkan betapa besar pengorbanan dan perhatian yang diberikan pria itu selama ini.
9.72.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as rumah zen
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hayatun
Bagus kisahnya. Bita yang dari desa harus beradaptasi dengan kota jakarta yang penuh godaan dan keras. Jadi penasaran nanti bagaimana nasib bita di jakarta, dan akan menjadi apa. jangan putus cerita ya tor.
Nirmala AB
Bagus nih ceritanya. kok viewnya dikit banget ya? aplikasi harusnya bisa melirik tulisan berkualitas seperti ini agar bisa dikenal lebih banyak pembaca. bantu promoin lah. kan kalau laku, aplikasi juga dapet hasil.
Read All Reviews
Madu Suamiku

Madu Suamiku

Kedua wajahnya pun juga hanya berjarak sejengkal saja, "Bunda, om papa... Ayo turun." "Astagfirullah, sorry Za!" Zean menarik tubuhnya dan seketika suasana menjadi canggung. Sabuk pengamannya juga sudah terlepas dan keduanya pun turun. Tak membutuhkan waktu yang lama untuk proses penandatanganan dan surat-surat rumah yang di beli Zahra. setelah melihat lihat dalam serta desainnya, Zahra langsung merasa cocok. Rupanya Zean tau betul selera Zahra seperti apa. Rumah dengan desain minimalis dengan beberapa fasilitas lainnya itu membuat Zahra jadih cinta.
8.219.9K viewsCompletedAdded to Library 716 Times as rumah zen
Read
+Library
Balas Dendam Pangeran Bodoh

Balas Dendam Pangeran Bodoh

Tawa kecil pecah dari bibir Torin melihat asisten setianya itu masih saja melongo menatap kemegahan arsitektur batu di dalam rumah Zano. "Jangan banyak melamun, Rion. Nanti kau cepat tua sebelum sempat melihat Azure runtuh," goda Torin sambil menarik kursi kayu besar untuk Zeni. "Sudahlah, apa yang kau lihat hari ini hanya sebagian kecil dari wilayah kita yang baru kau ketahui. Sekarang makanlah, kau sudah bekerja keras. Kamarmu sudah disiapkan di pendopo luar, menghadap langsung ke arah air terjun."
816 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as rumah zen
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status