Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Berondong Kampus

Berondong Kampus

Di antara setengah sadar tersebut Roy hanya ingat dan menyebut satu nama, Arumi. "Hisap Roy, hisap yang kenceng sayang. Hoeuuhh!" Shinta yang tengah menindih Roy kembali menyumpal mulut Roy dengan tonjolan kecil hitam kecoklatan yang sudah mengkal, tonjolan kecil itulah yang menjadi titik paling sensitif pada kedua gundukan kembar milik Shinta.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil

Gadis Kecil

Hembusan napas panjang dikeluarkan, pikirannya benar-benar tidak bisa tenang sama sekali. "Laporan-laporan itu kamu baca, kalau ada yang mau ditanyakan bisa ke aku atau Lila." Rifat mengatakan depan Lucas yang hanya mengangguk dengan tatapan kosong, bahkan tidak menyadari jika Rifat keluar dari ruangan. Menatap berkas dihadapannya dengan hembusan napas panjang, pikirannya benar-benar tidak enak sama sekali, tidak tahu mana yang membuat pikirannya tidak enak. Kenyataan tentang Poppy yang sangat mengejutkan atau Anggi yang secara tiba-tiba ke Bandung kembali. Mengingat perkataan sang mami tentang Anggi yang dijodohkan kembali berputar di kepalanya, kembali dadanya terasa sesak dan berkali-kali
573 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
RUN! [Bahasa Indonesia]

RUN! [Bahasa Indonesia]

California-Los Angeles 08.15 Brak Pintu kamar rumah sakit tersebut di buka kasar oleh seorang pemuda, dia melangkahkan kakinya cepat ke arah sang kakak yang sedang tertidur di sofa yang ada di kamar itu. Deren menatap tajam kakaknya, dia menarik kedua tangan Chale hingga pria tersebut terduduk dengan kesadaran yang masih belum sempurna.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

Umpatan kecil yang keluar dari mulut Rama langsung mendapatkan pukulan dari Rabithah. "Itu mulut kebiasaan," Aska yang sejak tadi memperhatikan teman Aini sengaja datang mendekat. Ia juga ingin berteman dengan teman Aini yang selalu membuat Aini tersenyum, tidak seperti dirinya yang hanya bisa membuat Aini kesal. "Ngapain Lo kesini?" Tanya Reza dengan nada tidak bersahabat. "Reza.." panggil Rabithah mengingatkan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
KAU HIANATIKU, KUBUAT PUSAKAMU TAK BERKUTIK

KAU HIANATIKU, KUBUAT PUSAKAMU TAK BERKUTIK

KAU HIANATIKU, KU HILANGKAN PUSAKAMU BAB 8 Setelah dia puas menjamahku kemudia dia mengangkat tubuhku ke atas ranjang, setelah semuanya dia lakukan dan kini saatnya ke permainan intinya, dan,,,, "Ih, maaaassss, itu kenapa,,, kok begitu mas,,,,,????? Ku biarkan dia mencumbuku, mulai dari ujung rambut dia menciumiku, seperti orang yang tak pernah merasakan belaian, dia begitu haus, dan akupun hanya berdiam diri saja seperti patung. Setelah dia puas menjamahku kemudia dia mengangkat tubuhku ke atas ranjang, setelah semuanya dia lakukan dan kini saatnya ke permainan intinya, dan,,,, "Ih, maaaassss, itu kenapa,,, kok begitu mas,,,,,?????" aku melihatnya dengan sangat jelas bentuk dari harta berha
43.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

Belum sempat ada yang menjawab, Seno tiba-tiba menemukan beberapa drum kecil di balik tumpukan karung. “Hei, coba lihat ini.” Mereka mendekat. Drum itu tak memiliki label resmi. Hanya ada simbol segitiga merah pudar di bagian sampingnya. Raka membuka tutup salah satu drum perlahan. Bau menyengat langsung menusuk hidung. “Jangan dekat-dekat,” katanya cepat. Ayu menatap cairan keruh di dalamnya. “Ini apa?” Raka tampak berpikir keras. “Aku pernah lihat bahan seperti ini waktu praktik pertanian di kota. Zat kimia penghambat pertumbuhan.”
371 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Aksara bahkan tidak peduli jika kemeja kerjanya sedikit kusut di bagian lutut. ​"Nggak boleh! Ini punya Tuan Putri Allin! Ayah Dinosaurus makan wortel aja di dapur!" balas Caroline sambil tertawa terpingkal-pingkal. Wajah mungilnya memerah karena kelelahan berlari, namun matanya berbinar bahagia.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
Runtuh di Tangan Karma

Runtuh di Tangan Karma

Pesan dari sahabatku masuk bertubi-tubi, disertai banyak tautan berita. Saat kubuka, jantungku seakan diremas oleh tangan yang tak terlihat. Peringkat pertama trending: #Putri Keluarga Linarta Menindas Anak Asuh# Di belakangnya ada label merah menyala tanda berita viral. Saat dibuka, terlihat jelas Mona sedang diwawancarai media online, menangis sambil melontarkan tuduhan.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai rumput kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status