Pak Bos Galak, Tidak Mau di Tolak?!
"Kamu terlalu mabuk, Dav. Jangan dinaik-turunkan, cobalah dengan gerakan maju-mundur..."
"Aahh, gi-gini, Mas...? Aku udah kepengen banget..."
Semua kegilaan ini bermula dari pengaruh alkohol di pesta kantor. Dalam pengaruh mabuknya, Davina kelepasan meracau dan menghina "aset" Trian—sang manajer yang paling galak dan ditakuti seisi kantor—dengan menyebut aset milik Trian berukuran pendek, padahal Davina belum pernah melihatnya sama sekali.
Sialnya, ucapan itu justru memantik malam panas yang membuat Davina terbangun di ranjang yang sama dengan Trian keesokan paginya. Kini, di balik meja kantor dan tumpukan laporan, hubungan mereka berubah menjadi permainan rahasia yang mendebarkan—dan ja