SANG DEWA PENYEMBUH
Kalang Langitlangit sang penyembuhsang dewipapa dewa racunsurga dewa
ucap Ningrum lagi, seolah-olah menyanggah pikirannya sendiri.
“Ya sudah. Kita gak usah memikirkan yang dalam siapa harun itu. Yang jelas, dia telah menghadirkan kebaikan buat keluarga kita. Kamu juga sudah pulih sekarang.”
“Iya, Bu.”
“Kamu sekarang mandi yang bersih, berpakaian. Nanti kita bertiga pergi ke pasar untuk berbelanja bahan soto.”
“Ibu bilang ayam dan daging sapinya masih ada di fresher-nya Bulik,” ucap Salwa.
Beliebte Kapitel