KEMBALINYA SANG RATU
Sinta merasakan gemetar dalam dirinya, bukan karena takut, tetapi karena kemarahan yang mendidih.
Di meja mereka, layar menu digital berpendar, menampilkan pesan tersembunyi:
"Beware the Haegeum."
Haegeum. Kata itu menusuk benaknya, menari-nari di pikirannya yang sedang berpacu. Itu bukan sekadar nama alat musik, tetapi juga simbol dari sesuatu yang lebih gelap—sebuah konspirasi yang berdenyut di bawah permukaan. Sinta merasa bahwa mereka telah terjebak dalam sesuatu yang jauh lebih besar dari yang mereka bayangkan. Dia menatap layar menu digital dengan intensitas, mencoba memahami arti dari pesan tersembunyi tersebut. Haegeum,