Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Bahunya naik turun dengan cepat, seolah-olah sebuah mimpi buruk yang teramat mengerikan baru saja menghantam dan merenggut paksa kesadarannya. Wira reflek menempelkan telapak tangannya pada permukaan kaca dingin yang membatasi mereka, matanya memancarkan kecemasan yang teramat dalam saat melihat Senjana yang kini memeluk kedua lututnya sendiri sembari gemetar hebat di atas ranjang.
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 48 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Rahasia Senja

Rahasia Senja

"Apa?" "Jauhin gua, jangan pernah lu bela gua lagi. Permintaan gua masih sama. Jangan bela gua. Gua enggak mau, lu masuk ke hidup gua yang enggak pernah damai. Gua enggak mau lu susah nantinya," jelas Senja. "Maneh teh, ga bosen? Selalu bilang begitu? Urang mah, ga peduli sama omongan orang. Kalo maneh susah nya urang teh pasti bakal bantu," ucap Gafi.
9.97.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 282 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

Sendanu berputar ke kemudi saat Nana malah melanjutkan kalimat itu menjadi sebuah nyanyian. “Yang tak sempurna dan kadang salah. Namun dihatimu hanya satu, cinta untukku luar biasa.” Sendanu memutar bola matanya karena kesal. Lirik yang benar bukan seperti itu. Nana mengubahnya menjadi buruk menurut Sendanu. “Kalau nggak bisa nyanyi mending diem aja.” “Give me your happy, give me your sad, I maybe staying, I maybe going.”
7.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 195 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

kata Kenzo sambil menatap Ayu. Ayu menundukkan kepalanya ia seakan tidak kuasa menahan kesedihannya karena sikap Leon yang sudah berubah pada dirinya. "Kenzo ... Aku tidak sekuat yang kamu pikirkan," kata Ayu sambil meletakkan kepalanya didada Kenzo. Kenzo kemudian memeluk Ayu yang sedang menangis ditengah hujan itu. "sudahlah, nanti kamu sakit. Ayo aku antar kamu pulang," kata Kenzo.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Semua sirna bersama suara malam yang mengerikan Dan, Lelah ini tak terbayar Sebab cinta yang ku pelihara, benar-benar kau buat pudar Dan, Tangisan saja tak pantas untuk ku tuangkan Sebagai tanda bahwa aku tengah berada dalam penyesalan Dan, Rindu yang kau sia-siakan Mulai terbelit kesialan Dan, Saat ku lihat bunga yang layu di altar kesedihan Hanya gelap yang kau suguhkan Dan, Sejak fajar menyongsong bersama kesunyian Sampai ia terbit kembali menemani kejora yang menyisakan kedipan Dan, Akankah kau tetap bertahan Dengan memperkenalkan dirimu padaku sebagai kekasih bayangan Dan sebagai rasa yang tak pernah ku dapatkan dalam kenyataan Dan aku hanya melihatmu dalam sebuah angan
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

Ajak Mahli “Tidak, Ira sedang berbohong, jika dia sedang sakit kenapa dia masih tetap menunduk? Karena memang matanya sedang menahan tangis.” Kata Furkam Ira pun mengangkat kepalanya. “Sudah lihat kan aku….hanya…..sedang flu.” Jawab Ira dengan air mata yang menetes di pipi. “Aku tidak menangis Mahli, Furkam, aku sedang sakit.” Alasan Ira
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 257 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Ingatan Mas Raka dan Renata makan saling suap kini terus menari di kepalaku, membuat rasa sakit yang aku coba alihkan kini datang menyerang. Air mataku merembes keluar sehingga memecah fokus Ira dalam menyetir. “Amel sudah dong jangan nangis, pria seperti itu. Raka nggak pantas kamu tangisin.” Dia mencoba menenangkan aku. “Aku nggak nangisin Mas Raka, aku justru menangisi diriku sendiri yang nggak bisa lepas darinya.” Ujarku tanpa menatap Ira.
1032.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Paman Mantan

Terpaksa Menikah dengan Paman Mantan

Dalam Senja yang temaram Kutaburkan abu orang yang aku cintai Jangan kau tanya bagaimana rasanya Seolah-olah dunia berputar dalam kehampaan Kini baru aku sadari setelah terpisah kematian Tidak ada tempat untuk kita saling bertemu kembali di sini Sheena. Begitu abu terakhir telah di taburkan dan terlepas dari tangannya, gadis tersebut baru ingat ini bagian akhir dari pertemuan dalam kehampaan, Sheena berusaha tegar sambil menahan tangisnya dimana dia menatap ujung laut yang tidak pernah terlihat. "Beristirahatlah dengan tenang, bu" Batin nya. "Aku sudah berusaha hingga tetes penghabisan, jangan menyalahkan ku, karena aku sudah sampai pada puncak dimana kemampuan ku berada"
1018.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 448 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

Hujatan telah menjadi seperti aktivitas yang biasa. "Huft..." Terdengar Kirana kembali menghela nafasnya. Dan kali ini di iringi dengan setetes air mata yang terjatuh ke pipinya. Mungkin ia kembali mengingat sosok Adit yang pernah melukai perasaannya. "Apa harus semua perempuan itu berpenampilan oke, good looking, supaya bisa di cintai?" teriak Kirana dalam hati. "I want you to the bone. Take me home i'm fallin...." terdengar sebuah lagu yang ternyata berasal dari handphone Nana. Itu panggilan nada dering, dan ternyata Dela yang menelfonnya.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 93 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 96 Beses bilang senja di ambang pilu lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status