Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

Aku tersenyum lembut. Pada akhirnya, dia hanya berada di ambang cinta dan bukan cinta. Sampai kematian memisahkan segalanya untuk selamanya. Tapi semuanya sudah terlambat. Di malam hujan itu, Julian tetap sendirian membolak-balik halaman-halaman buku hariannya. Satu per satu, dia membaca ritual-ritual kekanak-kanakan yang pernah kutulis, yang pernah dia ejek.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Baca
+Pustaka
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Suara papanya terdengar lirih dan berat. "Papa bicara apa sih? Tolong jangan membuatku takut. Hari ini juga aku akan pulang," ujar Senja. "Pulanglah, Sayang... Papa tunggu." Tut... Tut... Tut... "Pa... Halo... Pa..." Tubuhnya mendadak lemas. Beruntung Langit sigap memegangi tubuh ramping itu sebelum kehilangan keseimbangan.
1013.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Ia pun tidak lupa untuk mencium keningnya Arsyila dengan lembut. "Laila!" lagi-lagi bu Salsa berteriak dengan keras. "Ya Allah, apa lagi ini." kata Laila sedikit kesal. "Tak bisakah suaramu kecilkan sedikit wahai ibu mertua? Kesal sekali rasanya." gerutu Laila karena bu Salsa terus saja memangilnya. Bahkan, teriakannya seakan berada di hutan belantara yang jauh dari kata keramaian. Dan mau tidak mau Laila pun harus menemuinya.
604 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Sela Senja "Oh iya gue kan harus ngisi acara ya. Gimana dong nggak ada persiapa apa apa nih gue." "Santuy Kas, ibaratnya nih lu lihat motor mogok aja bakal jadi puisi wkwk." Kata Sedia yang disambut dengan tawa Senja. "Nah iya juga sih. Tapi di, ngga tau kenapa tiap gue lihat muka lu yg ada manipulasi."
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Kemudian tersenyum, menyalaminya satu persatu. 08.00 WIB Pesawat jurusan keberangkatan Yaman sudah terbang. “Fii Amanillah, Bang. Semoga Allah melindungi Abang sampai tujuan,” batinya berdoa. “Yukk, kita pulang, Nak,” ajak Lisa. Membuyarkan lamunannya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

Alara Senja benar-benar mengabulkan keinginannya. Sore hari di sambut senja begitu memasuki pintu rumahnya, kencang-kencang Lara putar sound di ruang tengah untuk menghasilkan pecahan nada yang menggetarkan. Lagu legendaris dari barat sana sungguh menyihir hatinya yang sejujurnya sedang berbunga-bunga. Isi liriknya terasa sangat pas sekali. Sehingga sewaktu Lara lantunkan tembangnya, berdebar-debar saja hatinya. Dan tak mau berhenti bertalu untuk jantungnya yang akhlakless.
7.79.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Baca
+Pustaka
Penyesalanku

Penyesalanku

Suaraku naik satu oktaf. Wina berhasil memancing emosi yang dari tadi aku tahan. Tiba-tiba aku teringat pesan Mbak Yeni, "Kamu tahu betul bagaimana karakter Wina, dia memang kasar, kalau bicara tanpa saringan. Kamu yang waras ngalah dong! Kamu harus bisa membimbing dia, mengubah sikapnya pelan-pelan. Memang tidak mudah dan butuh kesabaran ekstra, tapi aku yakin kamu pasti bisa.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 841 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Baca
+Pustaka
40 Hari Setelah Kematian Bapak

40 Hari Setelah Kematian Bapak

Pinuji kahanan, panitisah sagung Bumi ngrasuk amung waring bingung Prakara angel ngerteni jumbuh Wong siji ora weruh maneh piwulang Nyipta kerisume, nglawan seru, nglawan sedih Segoro nglumpuk, tresna sinekti Gatra lintang, becik gawe sepi Jawi wengis angler, saklaping nasib Jebule sirna, urip dadi kadohan Lagu ini mengalun, bukan lagi sebagai sebuah doa, tetapi sebagai pemanggilan, sebuah panggilan pada kekuatan yang lebih dalam dan lebih gelap. Setiap kata yang terlontar, terasa seperti kutukan yang tak bisa dihindari. Dalam senandung itu, Prawiro seolah menarik kekuatan dari dunia yang tidak tampak, membuka pintu gerbang gelap yang menyelimuti rahasia-rahasia yang seharusnya terkubur.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai senja di ambang pilu lirik
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Viva Oke
makin seru kisah perjalanan murni dan Aji dalam menyingkap tabir kesesatan orang tuanya dimasa lalu. akankah murni berhasil melindungi seluruh orang yang ada disekitarnya dari amukan sangkalana atau murni bakal ikut hancur bersama prana yg ada didalam tubuhnya?
Aprilia Mulyaningsih
ceritanya bagus dan menarik. tapi ada bbrp part di bbrp bab yg blm selesai ku baca tp ky udah tau endingnya. menarik... penasaran ...yg aku ntah knp kayak aku paham. nth pernh baca nth apa, aku sendiri gak tau bingung
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status