Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter Terhebat

Dokter Terhebat

Di sisi lain, membongkar kecurangan ini juga membawa manfaat bagi reputasi rumah sakit keluarganya. Bagi Miranda, ini adalah langkah cerdas—dua tujuan tercapai sekaligus. Tak lama kemudian, wajah Dokter Jono dan petugas administrasi semakin pucat. Dari kejauhan, terlihat seorang pria tua berjalan cepat ke arah mereka. Tak salah lagi—itu Pak Tukul. Sebagai figur penting, Pak Tukul dikenal bukan hanya sebagai manajer, tapi juga mantan dokter yang sangat dihormati.
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris

Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris

Sebuah bantal penyangga punggung berbahan memory foam kualitas premium dan sepasang sepatu medis bermerek Aetrex—jenis yang sering digunakan oleh para bedah senior karena harganya yang selangit namun mampu menopang kaki selama belasan jam operasi. "Wah, apa itu, Lily?" Clara Manhann yang berdiri di loker sebelah langsung mendekat, matanya berbinar. "Itu sepatu seri terbaru, kan? Yang harganya setara dengan uang sewaku tiga bulan?"
1019.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 603 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Lega rasanya dada ini. “Renaaa!” Teriak dokter Hasbi saat tahu akulah pelakunya. Lelaki di samping dokter Hasbi terlihat lebih kaget dari dokter itu sendiri. Tak sesuai ekspektasiku, kupikir dokter itu akan marah padaku. Tapi, ia malah mengambil sepatu sebelahku dan menghampiriku. Berjongkok di depanku. Bersiap memakaikanku sepatu. Saat dia hendak menyentuh kaki kiriku, aku reflek mundur ke belakang. Segera kuambil sepatuku dari tangannya, dan kupakai sendiri. Setelahnya, aku kemudian berbalik dan berjalan untuk kembali ke ruangan acara reuni. Saat aku berbalik, tampak teman temanku tunggang langgang untuk masuk ke ruangan. Mereka pasti menguping kami. Sebelum benar benar masuk ke ruangan, a
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

Amara menunjuk ke bagian pergelangan kaki kirinya. “Di sini, Dok. Keseleo pas lagi nyobain high heels.” Dokter Susan tersenyum. “High heels memang sahabat sekaligus musuh nomor satu wanita.” Ia mulai memeriksa dengan telaten, menekan beberapa titik, menggerakkan kaki Amara sedikit. Amara berkali-kali menahan napas. Terkadang mendesis. Terkadang menggigit bibir sampai pipinya ikut menegang.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Menjemput Bahagia (Dokter Tampan itu Bodyguardku)

Menjemput Bahagia (Dokter Tampan itu Bodyguardku)

pinta ibu dengan menatapku. "Iya Bu nanti kalau sudah sehat ya," aku hanya menenangkan saja, karena dia pasti akan lupa lagi dengan apa yang barusan di ucapkan. Aku menghampiri ibu dan hendak membopongnya keluar, tiba-tiba saja Dokter itu langsung menghalauku lalu menggendong ibu. Kemudian keluar menuju halaman parkir, aku tidak berani mengehentikanya jadi ku putuskan mengikutinya saja. Ketika itu aku baru sadar alas sepatu yang ku gunakan sudah terlepas parah. Ternyata sejak tadi aku memakai sepatu yang rusak parah, seperti orang gila.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!

Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!

Benar-benar tidak ada satu pun orang di sisinya tempat dia bisa membagi beban hidupnya saat ini. "Nak--" Seorang dokter mendekat. Ia berdiri tepat di hadapan Azalea, lalu membungkuk dan mengusap rambut pendek Azalea yang acak-acakan. Azalea lihat sepasang sepatu pantofel yang mengkilap, ia lalu mendongak dan bertemu tatap dengan seorang lelaki berseragam dokter dengan memakai masker medis.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Sepatu

Sepatu

Heran Aliya. “Entahlah, tapi perasaan tadi aku memakainya.” jawab Tania dengan benar-benar merasa heran, “tak mungkin aku lupa memakainya, ‘kan?!” tambahnya dengan terkesan seakan tengah bermonolog. “Ya, Tan ... tadi aku juga melihat kamu memakai gelang itu, saat berada di halaman istana,” jelas Jeysa. “Apa mungkin gelangnya jatuh di sana?” kata Azyla.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Namun gerakannya melambat, lebih lambat lagi. Dokter meminta orang tua Han dan Mim ke ruangannya. "Ada yang ingin saya sampaikan, mari Pak ... Bu, ke ruangan saya." Ujar dokter. Perawakannya tinggi bongsor, ia juga memakai hijab dan kacamata melingkari inderanya. Giginya penuh dengan pagar besi yang berkilau bak berlian. Jalannya agak pincang, entah karena apa. Kewibawaan kurang menyertainya, jika belum pernah berada di poli bagiannya, mungkin orang akan mengira ia bukan dokter. Jas putih yang biasa menjadi kebanggaan teman sejawatnya juga tak ia gunakan.
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sepatu dokter
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
DOKTER SETAN

DOKTER SETAN

Kalau yang kulihat benar, berarti sesuatu masih ikut keluar bersamaku dari tempat itu. Atau mungkin... aku belum benar-benar keluar. Pintu kamar diketuk dua kali. Seorang dokter masuk bersama dua perawat. “Selamat siang, Pak Radit. Syukurlah akhirnya sadar juga.” Dokter itu tersenyum ramah. Usianya sekitar lima puluh tahun, berkacamata tipis, dengan rambut yang mulai memutih di pelipis.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Menjadi Istri Letnan Arogan

Tiba-Tiba Menjadi Istri Letnan Arogan

Matanya sembab—barangkali karena tekanan kerja, atau pasien yang tak tertolong siang tadi. Di lantai bawah, rak sepatu berjajar rapi. Sepatu putih, sepatu pantofel, dan sandal jepit milik para dokter muda berdampingan dengan bot militer. Di dinding, tergantung papan peraturan: "Jam malam pukul 21.00. Dilarang menerima tamu tanpa izin. Jaga kebersihan dan kedisiplinan."
525 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai sepatu dokter
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status