Suamiku Jadul
Ayah terdiam, matanya tampak berkaca-kaca, sesaat kemudian air matanya jatuh.
"Ayah!" kataku lagi.
"Ayah gagal, Butet, ayah gagal menjaga keluarga kita, mamakmu digitukan orang karena ayah yang sok jujur," kata Ayah. Ini bukan seperti ayahku, ayahku orang yang tegar, yang tidak pernah berbohong.
"Mamakmu jantung hati ayah, Butet, jika jantung dan hati disakiti, apapun bisa berubah," kata ayah seperti tahu apa yang kupikirkan.