Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DERITA IBUKU SAAT AKU MENJADI TKW

DERITA IBUKU SAAT AKU MENJADI TKW

"Nggak tahu diri! Makanya kerja! Berharap duit turun dari langit? Brak! Sarah membanting pintu tepat di hadapan Tohir. ________ [Sar, mau datang reuni bareng aku?] Zaki mengirimkan pesan. Sarah menepuk keningnya. Benar, reuni akan diadakan nanti malam, sementara ia belum membeli baju yang sekiranya tak memalukan untuk menghadiri acara reuni. [Apa nggak repotin, Zak? Rumah kita kan agak jauh.] [Nggak papa, Sar. Santai aja.] Sarah menghubungi Andi, memintanya untuk mengantar ke butik. Tukang ojek langganannya itu cepat datang.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Bagai tertusuk duri sembilu dan terasa menyakitkan. Sabrina merogoh tas selempang. Ia mengambil ponsel pintar di dalamnya. Kedua ibu jari segera mengetik pesan singkat yang akan dikirimkan pada Sesil. Sabi: [Sil, maaf ya aku harus pulang duluan. Aku sudah dalam perjalanan dengan taksi online. Baru saja dapat kabar harus ke sekolah karena ada yang harus diurus. Kamu nikmati saja liburan di Bogor.]
9.980.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Penyesalan yang mendalam berubah menjadi air mata, mengalir tanpa henti. “Maafin Mama, Dimas. Maafin Mama.” “Mama yang salah. Harusnya Mama nggak pergi beli sayuran. Ini semua salah Mama.” Dimas menahan sakitnya, tersenyum padaku. “Ma… Dimas mau pulang,” ucapnya pelan. Aku mengangguk cepat. “Ya, kita pulang.” Malam itu, tak ada seorang pun di rumah. Setelah memastikan kondisi Dimas, aku buru-buru mengemas barang-barang. Keesokan paginya, aku dan Dimas berangkat ke stasiun.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Mereka langsung menyerbu dan hanya menyisakan keranjang yang sudah kosong. "Maaf, ya. Di dalam masih ada, tetapi, sudah diplot untuk dikirim sore ini." Aku menangkupkan kedua telapak tanganku, setelah mereka masih ingin menambah belanjaan. Jeng Fatma langsung mengomando, supaya mereka ambil yang ada saja. Toh, bisa order online atau order melalui pesan w******p. "Sukses, ya, Jeng Fika. Makanan seperti ini laris manis, apalagi di luar negeri," ucap Jeng Fatma sebelum pamit.
1037.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 975 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Meski tangannya memegang pensil, pikirannya melayang ke kejadian hari Jumat. Ingatan tentang aroma gulai kambing dan sentuhan Soraya masih melekat di kepalanya. Dia merasa hidup kembali setiap kali berada di sana. Ponselnya berbunyi di atas meja. Sebuah pesan masuk. Dari: Soraya "Jumat besok menunya Soto Betawi. Gue udah pesen dagingnya yang paling bagus. Jangan lupa, jangan pake dasi mahal. Gue nggak mau nyimpen sandera lagi di lemari gue."
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
The New Man (Manusia Baru)

The New Man (Manusia Baru)

Pada hal belum waktunya terjadi senja. "Gawat, ada yang tidak beres. Saya harus segera pergi dari provinsi ini." Sati membuka smartphone untuk memesan tiket kepulangan. "What?! Ini bercanda? Tidak ada penerbangan hari ini? Penerbangan ditutup? Sebenarnya sedang ada apa?" Sati sangat bingung dengan yang sedang di hadapi, niat untuk berlibur malah mengalami suasana mencegangkan yang membuat jantung berdetak lebih kencang.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
PERGI UNTUK KEMBALI

PERGI UNTUK KEMBALI

Mungkin ia pun kerap mampir untuk membaca kembali pesan-pesanku terdahulu. Hari kelima tanpa sama sekali menghubungi Amara membuat gelisahku tak terbendung. Aku rindu Zein dan semua celotehnya. Aku rindu Amara dengan sikap jinak-jinak merpatinya. Aku harus berpikir keras untuk punya alasan mengiriminya pesan selain hanya bertanya kabar. [Ra, kantorku ada rencana mau bikin buka puasa bersama. Kirimin aku daftar harga kue-kue kamu, ya. Biar bisa disesuaikan budget-nya.]
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Dia mengirim pesan singkat: Besok aku mungkin pulang malam lagi. Ada jamuan makan malam sama investor dari Singapura.” Rendra menatap layar, menunggu. Biasanya, balasan Selin akan muncul dalam hitungan detik. Satu menit. Dua menit. Ping. Selin membalas “Baik. Hati-hati.” Rendra membaca pesan itu berulang kali. Hanya dua kata. Singkat. Tanpa emoji. Pesan itu sederhana,tapi terassa sangat jauh.
10799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Satu contreng. "Di sana tidak ada sinyal." "Maaf. Benar. Tidak ada sinyal." Aku menghela napas. Harusnya dia memberi kabar kalau ke pedalaman yang tidak ada sinyalnya. Kalau ada apa-apa di sana bagaimana?Kesal tapi bagaimana lagi. Katanya, ini karena ada masalah mendadak. Mas Wira ingin menyelesaikan pagi-pagi dan berharap segera bertemu denganku.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

Sore harinya, setelah ujian selesai, Sri langsung bergegas menuju apartemen Sagara seperti biasa. Saat ia sedang menyeka debu di ruang tengah, sebuah notifikasi berbunyi dari ponsel baru di saku apronnya. Sri membuka pesan itu dan seulas senyum terukir di wajahnya. Ada pembeli yang tertarik dengan tiga gaun yang dia unggah di aplikasi barang-barang preloved branded. [Cute_girl30: Kak, beneran gaunnya dari merek terkenal itu? Bisa kita ketemu face to face? Saya tertarik buat lihat langsung soalnya.]
556 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status