Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Pertama dengan Janda Anak 2

Malam Pertama dengan Janda Anak 2

"Lo emang gak kerja? Besok gue balik naik pesawat sore." Aku tak mau mendengar lagi percakapan dua pria itu. Kenapa paper bag belanjaan bisa ketinggalan dan aku sama sekali tidak ingat. Tapi aku juga tadi tidak melihat barang-barang itu di dekatku duduk. Besok pria itu mau ke rumah, kenapa dibuat ribet? "Mas, kirim aja pakai gojek sameday," ujarku memberikan saran.
9.9335.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Kukie
berharap Alex tu beneran sayang dan tulus ama aini, sayang bgt.. seakan2 ML segalanya Iya sih dhuha baik, tapi mamah nya gak bgt Kayak, boleh gak sih sesekali jangan sama ML si mbak FL nya 🥲 Kalo alex baik kan enak ada second choice, Alexnya begitu jadi gak punya SML, akhirnya terpaksa milih dhuha
Baca Semua Ulasan
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

tumben chating aku Angkasa : Kamu ada waktu sekarang, saya lagi makan diresto ayam bakar Sari : Maaf, Ang, aku tidak bisa keluar, orangtuaku sedang pergi, ada acara dikantor ayah, kemungkinan pulang tengah malam, jadi aku disuruh dirumah Angkasa : Jagain rumah..hehehehe Sari : Bisa dibilang begitu, ya bisa saja sih aku keluar tapi aku kan belum ijin, kalau ijin ditelpon gak enak juga Angkasa : ya udah jangan, nanti kamu dimarahin Sari : Ayah sama Bunda baik kok, gak akan marah kalau aku keluar, asal aku kirim pesan saja, tapi tetep gak enak buatku, karena tidak biasa pergi kalau gak pamit langsung
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

Bab 6: Kebenaran yang Menyakitkan Malam terasa lebih dingin dari biasanya. Aruna memandangi layar ponselnya, pesan dari Rakha masih terpampang jelas. "Aku akan pergi besok. Kalau kamu ingin aku tetap di sini… beri aku alasan untuk tinggal."
957 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Yang Tidak Pernah Sampai

Yang Tidak Pernah Sampai

“Kenapa lo malah ga mau kuliah di Amrik?!” Untuk sesaat, Gala bingung harus menjawab apa. Pemuda itu hanya bisa terkekeh sembari membuang pandang. “Hm… ntar gue ga bisa lagi makan risoles, bakwan, aci, sama yupi, Kak.” “Gue setuju! Kalau pergi ke luar negeri tuh, yang paling bikin homesick itu emang makanannya!” “Oh iya, Hani ‘kan juga pernah ke Amerika, bukan?” cetus Kevin, teringat jika teman seperjuangannya ini pernah mengikuti program pertukaran pelajar.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Pantesan ia nggak sempat kasih kabar. Aku tarik napas dalam-dalam, menekan getir yang bergejolak di dada. Semua hidangan yang telah aku siapkan dengan penuh cinta aku tuangkan semua ke dalam tempat sampah, termasuk kue yang belum sempat tersentuh. Setelah semuanya berakhir, aku telepon seseorang. “Roni, dulu kamu kan pernah tanya ke aku, apa aku mau jadi desainer-nya Perusahaan SY? Aku sudah pikirkan. Tolong siapkan tiket ke Negara Feramon untukku.”
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Sang CEO

Dalam Pelukan Sang CEO

kata Zeline. "Nah, itu bisa jadi salah satu faktornya. Makanya kalian harus bulan madu lagi. Memang kalian harus dalam kondisi fit. Dan jangan kalap sama lupa diri yah di sana. Nanti kamu malah sibuk jalan-jalan," sarankan Sarah. Zeline langsung nyengir mendengar ucapan Sarah. Ia memang tidak tahan untuk belanja atau jalan-jalan jika berada di luar kota ataupun di luar negeri. "Itu hal yang sulit untuk aku bisa hindari."
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Sebuah pesan masuk, dari Radit: > “Say, aku nggak pulang malam ini. Ada urusan mendadak di luar kota. Meeting sama orang daerah. Kamu jaga Nayara ya.” Tari hanya menatap notifikasi itu. Meeting sama orang daerah. Kalimat yang terdengar seperti kebiasaan belaka — tak ada tanya kabar, tak ada “kamu capek nggak,” tak ada “aku bawa oleh-oleh nanti.” Hanya pesan singkat, hanya instruksi.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Dilamar Presdir yang Menyamar

Dilamar Presdir yang Menyamar

Apalagi pria asing itu malah memberinya kenang-kenangan yang membuatnya muak. “Wa, are you okey? Kuat naik pesawat?” tanya Sari saat masih di hotel. Nawa mengangguk. “Kuat. Tapi untuk besok mungkin aku mau izin cuti sehari.” “Periksa aja, ya?” “Ya, besok aja kalo udah di Gresik.” “Barangmu udah semua?” “Udah.” “Ayo turun. Yang lain mungkin udah nunggu di lobi.”
9.946.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Mempelai Tanpa Kontrak

Mempelai Tanpa Kontrak

Entah apa yang harus dia lakukan untuk menghilangkan kebosanannya saat menunggu. Dia akhirnya duduk di sofa tunggal. Mengecek ponselnya—berharap ada hiburan menarik di social media. Sayangnya dia tidak menemukan hal menarik itu. Saat membuka WA untuk melihat apakah ada job yang masuk, yang dia dapati malah ucapan terima kasih para customer-nya dan beberapa chat dari customer yang menyewa jasanya untuk hari lain. Karena tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya Aeri duduk terbalik di sofa. Di mana kakinya ada di atas dan kepalanya menjuntai ke bawah.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

Lalu, dia pergi tanpa menoleh lagi. Aku memang belum makan dan biasanya beli nasi goreng kalau malam, tapi sekarang buat apa beli kalau tidak napsu makan. Namun, menghirup aroma soto itu, aku jadi ingin mencicipi. Mas Ragil baik sekali, ini sekedar balas Budi atau karena dia sedang berusaha mencuri? Mencuri hatiku maksudnya! “Habislah aku kalau hatiku dicuri orang seperti itu!”
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sore pergi tanpa pesan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status