CHAT NAKAL ISTRIKU
“I--iya,”
“Maaf, jika tidak sesuai ekspektasimu. Aku sengaja memilih ruma yang tidak terlalu besar, lagipula kita hanya tinggal berdua. Nanti kalau kita sudah punya an—” belum sempat Arsya melanjutkan ucapannya, Annisa langsung memotongny.
“Kamarnya ada dua, 'kan?”
“Ka--kamar?”
“Iya, kamu mengajakku pindah, agar kita berdua punya privasi, 'kan?”