Dosa dalam Cinta
Bayangan-bayangan terukir di dinding, menciptakan pola melingkar, berputar seperti mantra kuno yang diukir dengan darah: lingkaran, garis-garis bersilangan, simbol-simbol yang tak dikenali namun terasa seperti bagian dari dirinya sendiri.
Dan di tengah pusaran cahaya itu, wajah Sekar muncul—basah oleh hujan, matanya merah, air mata bercampur darah di pipinya. Bibirnya bergerak, suaranya keluar serak, pecah, namun jelas, menghantam udara dengan luka yang tak terucap.
“Satrio... kita harus bicara... sebelum semuanya terlambat.”
Hot Chapters