Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUSAN... OOH SUSAN

SUSAN... OOH SUSAN

bisik Lucky lagi dengan sangat lembut , dan kali ini Susan tidak menjawab. Susan menoleh, matanya menyimpan sesuatu yang belum pernah Lucky lihat sebelumnya. Campuran bingung, ragu, tapi juga rasa yang selama ini terkunci. Rasa ingin tahu. Rasa ingin merasakan. Rasa yang membuat mereka sama-sama bingung dari semalam. "Kenapa kamar Tuan terasa sepanas ini sih, prasaan sebelumnya gak kek gini. Apa Tuan lup.......!"
106.4K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as suspicion
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Sebelum Hotaru pulang, kantor Hota Sound Corp, Tokyo Seorang laki-laki muda tampak ragu-ragu datang menemui Hotaru. Langkahnya yang kecil lagi berat justru membuat Hotaru semakin curiga. "Ada apa?" Kata Hotaru tanpa berbasa-basi sambil mengerjakan pekerjaan lain yang menunggu di atas meja.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as suspicion
Read
+Library
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

“Sayang sekali, Aku tidak memiliki kemampuan seperti itu... Aku tidak memiliki kemampuan untuk membaca pikiran orang atau kemampuan untuk membuat deduksi seperti Adrian atau Asraf, jadi Aku tak bisa mengetahui apakah seseorang melakukan tindakan yang aneh atau tidak... Aku juga tak begitu mengenal orang-orang di sini hingga Aku bisa menentukan tindakan mereka itu tak biasa atau bukan.” Ini buruk. Aku tidak bisa menentukan apakah yang dia katakan adalah bohong atau tidak. Dia menjawab pertanyaan Sarah dengan lancar dan nampak tak berbohong, tapi Aku merasa ada hal yang dia sembunyikan. Firasatmu memang bisa saja salah, tapi di situasi saat ini sepertinya tak baik jika Aku mengabaikan firasatk
106.7K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as suspicion
Read
+Library
Choice

Choice

Dia menghubungi sahabat terbaiknya untuk hangout bersama. ***** Reihan memberikan susu khusus ibu hamil pada Intan, namun Intan menggeleng. Reihan meletakkan susu di meja. Dia memegang dahi Intan, suhu tubuh normal. “Rasanya mual kalau minum susu.” Intan menutup bibirnya dengan tangan, menahan diri untuk tidak muntah. “Ya udah kita ke dokter aja.” Saran Reihan. Intan menggeleng. “Atau mau ganti merk susu?”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as suspicion
Read
+Library
SITUATION

SITUATION

Aku boleh heran, 'kan? "Maaf. Kebiasaanku, jika melihat ada yang kotor di depan mata. Tanganku begitu cepat ingin membersihkan." Entah Elizabeth jujur atau bohong, aku tidak bisa asal menuduh. Patut dicurigai. Kupegang tangan William dengan khawatir. "Kenapa? Baik-baik saja?"
9.923.6K viewsCompletedAdded to Library 801 Times as suspicion
Read
+Library
Dilema

Dilema

Dan khawatir akan menyakiti dua orang yang dicntainya itu. "Kamu mikirin apa?" tanya Ibu Dicky. "Aku takut ma," jawab Dicky. "Kenapa?" "Aku takut ini bakal jadi cinta segitiga ma, aku takut bakal dihadapkan di dalam sebuah pilihan yang berat, aku juga takut bakal nyakitin salah satu diantara orang yang aku cintai ma," jawab Dicky.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 258 Times as suspicion
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Liliana pun merasa hatinya berdebar kembali ketakutan pun menyerang karena tahu Tuan Abraham Wicaksana pasti akan segera memberikan banyak pekerjaan rumah untuknya. "Lilian ... kenapa kamu seperti itu, wajahmu terlihat sangat pucat, apa kamu sakit?" tanya Hendrata kepada Nyonya mudahnya, Liliana menggelengkan kepalanya dia tidak tahu harus berkata apa kepada Hendrata. Yang dia lakukan saat ini hanyalah terdiam mengkhawatirkan hari esok ketika suaminya datang dan pasti pria itu pasti akan segera menyentuhnya kembali. "Apa ini karena Boss akan segera pulang, dan akan segera datang kemari?" Hendrata langsung menebak karena pasti Liliana menghawatirkan hal itu.
9.96.3K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as suspicion
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Dia sangat takut dan itu membuatnya tidak bisa diam. Yasa terus memperhatikan gerak-gerik dari Speranza. Sesuatu yang dapat ia simpulkan adalah Speranza terlihat begitu khawatir hingga keringat kecil muncul di dahinya. Sejujurnya, Yasa tidak pernah ingin melaporkan Speranza kepada polisi. Dia ingin kebenaran dari Speranza. Dia ingin mendengarnya langsung dari Speranza. Tangan besar Yasa menyentuh pelipis Speranza dan mengusap keringatnya dengan lembut. Speranza terkejut, namun tidak memperdulikannya. Dia masih mencari jalan keluar dari permasalahan ini.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as suspicion
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Felix hanya ingin menemukan sekaligus membuktikan dengan matanya sendiri kecurigaan yang kini kian memenuhi benaknya. Felix menyembunyikan kegelisahan yang telah melandanya. Ia membuka lembaran demi lembaran buku tamu tersebut dengan tetap bersikap setenang mungkin. Dengan teliti dan tanpa melewatkan nomor urut pada tanggal Hans melakukan check in, Felix mencari sebuah nama yang dicurigainya. Tubuhnya seketika membatu saat matanya sendiri melihat nama yang tertulis pada buku tamu tersebut. Sebelum Hans datang, dengan cepat ia mengeluarkan ponselnya dan langsung membidik nama yang tertulis tersebut.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as suspicion
Read
+Library
Unknown

Unknown

--- #POVBimoPrakoso Aku melihatnya berjalan bersama kekasihnya. Syukurlah kalau mereka sudah baikan sudah mengurangi beban fikiran walau hanya sedikit. Hati ini sebenarnya panas, sedang ku kondisikan untuk tetap di batas normal. Aku tidak ingin terlalu terpacu dengan hal yang memang tidak terlihat bentuk warnanya, samar yang tidak berwujud. Aku benci itu. “Eh Bim? Kok di sini? Bukannya tadi kamu pulang?”tanya makhluk ilusi itu yang akhirnya melihat keberadaanku baru saja tiba di tempat parkir.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as suspicion
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status