Selir Yang Terlupakan
"Dan itu yang terpenting. Kita sampai. Dan sekarang... jalan di depan kita terbuka lebar. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti. Tapi kita akan menghadapinya bersama. Dan itu membuatku tidak takut sama sekali."
Malam pun tiba. Langit di atas istana Utara bersih dan jernih, dipenuhi bintang-bintang yang bersinar terang tanpa halangan awan. Bulan purnama menggantung tinggi, menyinari halaman istana dengan cahaya perak yang lembut dan tenang. Kami makan malam bersama di ruangan kecil di Sayap Timur — bukan di aula besar yang megah dan dingin, melainkan di ruangan yang hangat, diterangi cahaya lilin yang lembut. Tidak ada pelayan yang berdiri di sudut ruangan. Kami makan sendiri, berba