Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Grace bertanya padaku, apakah aku menyesal telah melakukan semuanya sampai begitu tegas. Aku menggeleng. Aku tak pernah menyesal. Yang kusesali hanyalah mengapa tidak lebih cepat menyadari siapa dirinya yang sebenarnya. Aku menghabiskan belasan tahun mencoba mengubah seekor serigala menjadi domba. Faktanya, sifat dasar sulit diubah. Sekarang, aku telah sukses dalam karir dengan teman-teman di sisiku. Aku tak lagi hidup demi orang lain, tak lagi memikul tanggung jawab yang bukan milikku.
13.4K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as taming the tiger
Read
+Library
Attack of Playboy

Attack of Playboy

tanya Tiger, mencoba setenang mungkin. Aluna menggeleng. "Aku gak yakin, Tiger." "Amandeus tak akan mudah kembali cuma karena nyanyian anak-anak." Tiger meyakinkan, meski dalam dirinya berselimut ketegangan. Waspada. "Semoga begitu." Aluna mengusir keraguan di benaknya selagi sibuk berkilas balik pada saat ia menyelinap di kamar Althar. Seingatnya, buku-buku sihir milik laki-laki itu tak ada satupun yang menyinggung cara mematahkan sihir masa lampau.
7.53.4K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as taming the tiger
Read
+Library
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Laki-laki itu dengan sabra menunggu Sera menyelesaikan pekerjaannya. “Kamu harus mulai membiasakan diri mengikat dasi.” Ucapan itu bernada perintah namun berhasil menimbulkan gejolak aneh yang lagi-lagi harus segera Sera tepis agar tidak mengendap dan mengembang menjadi sesuatu yang berbahaya. “Saya mau ikut kursus boleh?” “Kursus apa?” “Merangkai bunga. Saya bosan terkurung di sini.”
9.9881.8K viewsCompletedAdded to Library 25.6K Times as taming the tiger
Show Reviews (211)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Es merah delima
Aku baca uda selesai, jujur agak kesel sama author kenapa porsi pihak ketiga Edo ga gitu banyak, lbh byk porsi Ardhi & ex nya. Ga adil aja . Cewenya nerima idup di kurung, blm explore idup.. kesell aku gregetan aja cewenya ga ada pengalaman cinta dipantek sama laki yg ada trauma..
Read All Reviews
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Ia berhenti di sebuah tanah lapang kecil yang dikelilingi oleh tanaman merambat berduri yang bergerak lambat. “Sejak kita di sungai, kau selalu menahan diri. Kau mengontrol instingmu dengan akal manusiamu. Tapi di sini, di tempat yang paling liar ini... aku ingin kau melepaskan segalanya. Tunjukkan padaku sisi paling binatang dari dirimu, tanpa pengendalian diri, tanpa aturan. Jadilah harimau sepenuhnya untukku.”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as taming the tiger
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Aku berani karena tahu mama pasti tidak akan marah. "Heh, kamu ini. Masa Mama dibilang tak waras. Awas saja nanti. Mama jodohin sama Tuti baru tahu rasa." Ancamannya tersebut bukannya membuatku takut, tapi malah tergelak tertawa. Lucu. Selalu saja si Tuti yang jadi andalan ancamannya padaku. Tuti itu adalah karyawati Mama yang mempunyai badan cukup besar. Sudah begitu, wanita itu suka menggunakan make up tebal dan lipstik dengan warna mencolok dan parahnya ternyata dia menyukaiku. Sering menggodaku meski terlihat bercanda. Sudah sekian kali ditegur Mama tetap saja dia dengan percaya dirinya mengindahkan peringatan bosnya. Akhirnya Mama memindahkannya ke bagian dalam agar tidak bertemu dengan
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 756 Times as taming the tiger
Read
+Library
Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Suaranya pecah, taringnya mulai memanjang, dan sebelah matanya yang merah menyala menembus kegelapan. Satta tidak mundur. Ia tahu sejarah kelam kutukan beastmen itu. "Ingat apa yang pernah kita pelajari di hutan? Darah ini hanya bisa ditenangkan dengan kehangatan yang tulus. Jika kau keluar sekarang, kau bukan lagi Alaric sang ksatria, kau akan menjadi monster yang mereka buru!" Satta menarik tangan Allard yang bergetar, menempelkannya ke dadanya sendiri. "Tenangkan monster itu, Allard. Gunakan aku untuk menekan sifat buasmu. Kita tidak punya waktu."
104.2K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as taming the tiger
Show Reviews (16)
Read
+Library
ida sari
seru banget nih ceritanya,bikin penasaran knp bisa seorang kaisar memiliki putra yg berbeda dengan manusia biasa dan knp juga dia sangat menginginkan putra nya lenyap dr hidup nya.. wajib baca nih yg pada penasaran.
C. Widyawati Kurni
ceritanya bikin deg-deg aku, sedih senang dengan membaca kata-kata dan banyak kalimat yang menari-nari di otak seperti melihat aselinya... bravo buat penulis cerita ini... walaupun harus sabar setelah kelar 2 bab ...
Read All Reviews
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

jawab Roy. Reva menyetujuinya, mereka pun berjalan untuk pergi ke taman rumah. Taman rumah singga Roy, yang sangat besar dan luas. Banyak sekali tanaman hias yang berada disana, air mancur juga berada disana dengan ukuran lumayan besar. Reva dan Roy duduk di salah satu kursi di taman, mereka menatap kedepan dengan kosong. Sebelum Roy menepuk pundak Reva, membuat Reva menatap dirinya.
16.5K viewsCompletedAdded to Library 659 Times as taming the tiger
Read
+Library
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Dia tampak seperti orang yang telah mati. Jelas, Aaron terpengaruh oleh suara menakutkan hingga terjerumus ke dalam ilusi. Lagipula ini adalah ilusi yang diciptakan oleh keberadaan tingkat 4, Warrior tingkat 1 belaka tidak akan mampu bertahan bahkan untuk sesaat. Sedangkan Link tidak terpengaruh karena kondisi yang dibawa oleh bakat Core of Great Wizard. Semua serangan negatif tidak akan memiliki efek terhadapnya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as taming the tiger
Read
+Library
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Dia menunjukkan taringnya, lamun itu bukan ancaman, melainkan tindakan putus asa dari makhluk yang tahu ajalnya sudah dekat. Solvatar melangkah maju, melepaskan aura Alpha yang menekan udara di sekeliling. Dia menatap langsung ke mata serigala yang ketakutan itu, mengirimkan perintah batin ke dalam kesadarannya. Serigala itu seketika terdiam. Tubuhnya yang tadi menegang kini lunglai, tunduk pada otoritas batin yang dipancarkan Solvatar. Tabib segera berlutut, dengan cepat membersihkan luka dan membalutnya dengan perban darurat. Namun, begitu balutan itu terpasang dan rasa perih dari obat mulai bekerja, insting liar serigala itu kembali bergejolak.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as taming the tiger
Read
+Library
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Indah nyaris berteriak, tetapi Ambarani dengan cepat meletakkan jari di bibirnya, memberi isyarat untuk diam. Sebuah bentuk kecil dan lincah melompat ke batang pohon terdekat. Di bawah cahaya bulan, terlihat jelas seekor tupai besar dengan ekor yang lebat, menggigit-gigit sebuah biji keras di tangannya. Matanya berkilau reflektif saat menatap mereka sebentar sebelum melanjutkan aktivitasnya, sama sekali tidak terganggu oleh kehadiran manusia. Indah melepaskan napas yang selama ini ditahannya, bahunya turun lega. “Hanya... tupai?” bisiknya, suara campuran antara rasa malu dan kelegaan.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 571 Times as taming the tiger
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status