Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

“Namun aku tidak merasa lega. Aku juga tidak marah. Aku hanya… kosong.” Jester terdiam. Ia mengerti perasaan itu terlalu baik. “Kosong,” ulangnya lirih. “Rasanya seperti sesuatu dicabut dari dalam diri, tapi kita bahkan tidak tahu apa yang hilang.” Seraphina mengangguk.
9.885.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Reset

Reset

Benar ada seseorang yang sepertinya sedang sibuk mengambil foto. Satu lagi, mungkin memang sudah tabiat. Hampir semua pentolan sekolah punya tempramen yang buruk. Mereka lebih cepat marah untuk hal yang mengganggunya. Termasuk saat ini, Saka mengira kalau orang itu murid kelas satu, cewek, yang diam-diam sedang mengambil fotonya. BRAKKKK
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Hening itu terasa ganjil. Seperti ruang kosong yang seharusnya tidak pernah ada di tempat seperti ini. Ruang di hadapan mereka, setelah bayangan terakhir itu lenyap, tampak diam… tapi bukan diam yang tenang. Diamnya seperti tanah yang menunggu retak, atau permukaan air yang sewaktu-waktu bisa pecah oleh sesuatu dari dasar.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Kumiskinkan Suami Tukang Selingkuh

Kumiskinkan Suami Tukang Selingkuh

Perasaan kosong, gagal, merasa tidak dicintai lagi, sepi, sendiri. 'Apa aku sudah siap dengan semua konsekuensinya?'
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 795 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

Tanpa menunggu jawaban, Kirana melangkah pergi. Villa terasa sepi sore itu. Rakha duduk di balkon, menatap langit yang berubah jingga. Di tangan kanannya, secangkir kopi yang sudah dingin. Aruna berdiri di ambang pintu, lalu duduk di sampingnya. “Kamu mau bicara?” tanya Aruna pelan. “Entah. Aku cuma... hampa.” Rakha menatap jauh. “Aku merasa seperti kehilangan sesuatu yang bahkan belum sempat benar-benar kupeluk.”
961 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Gelombang pertama Wadah Kosong menerjang dengan kecepatan yang tidak wajar. Mereka tidak berteriak; kekosongan di mata mereka membuat kesunyian itu terasa sepuluh kali lebih mengancam. Bang! Bang! Bang!
10865 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

"Saya nggak ngerasa untung, Prof. Saya ngerasa kosong. Kayak ada bagian tubuh saya yang diamputasi." ​"Kosong itu bagus," sergah Brata. Dia menuangkan kopi dari termos kecil yang dia bawa sendiri ke cangkir yang sudah disediakan pembantu. "Ruang kosong bisa diisi dengan data. Dengan ilmu. Dengan prestasi. Kalau hati penuh sampah perasaan, otak nggak bisa jalan." ​Brata menyodorkan map itu ke meja, tepat di depan Soraya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

yang menarik tak ada apa pun yang berarti selain kekosongan yang membara hanyalah asap dari percikannya sang tuhan. Tuhan tak pernah sadar diri akan bencana yang terlibat di dalamnya hanyalah kekosongan. Apa ada omong kosong yang membuatnya menjadi kenyataan. Itu hanya perumpamaan dari seorang penulis yang tidak tahu apa pun. Dia mengira tahu akan segala hal namun ternyata hanyalah kekosongan.
9.948.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Sosok itu menatap Gilang. Matanya— tidak bersinar. Tidak gelap. Namun kosong. Kosong yang bukan berarti tidak ada— melainkan terlalu penuh untuk dipahami. “Kau berkembang lebih cepat dari yang kuperkirakan,” katanya tenang. “Biasanya… butuh lebih banyak kehancuran untuk mencapai titik ini.” Gilang mengepalkan tangan. “Siapa kau?”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Getarannya membuat abu patung batu beterbangan, menyelimuti tubuh Naira seperti kabut dingin. Tiba-tiba, simbol terakhir yang selama ini menyala di bawah tulang selangkanya padam. Kulitnya bersih, tapi terasa kosong. Bukan lega—melainkan kehilangan sesuatu yang tak bisa dijelaskan. “Aku… kosong,” gumamnya. Revan menatap dengan sorot aneh, seolah kasihan tapi juga… puas. “Kosong bukan berarti mati. Kosong artinya siap diisi. Dan pintu terakhir menunggu wadah yang kosong.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai tatapan kosong seperti apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status