Pusaka Warisan Semut Rangrang
"Betul itu, Madun! Ini sisa muncratan di perut semok Gita aja masih anget banget. Gimana kalau kita habisin sisa lahar panas di dalam linggis beton kamu itu sekalian sebelum pintunya digedor si Budi?"
Madun menelan ludah berkali-kali melihat kepungan visual maut empat bidadari gatel di dalam gudang belakang toko kelontong. Paha mulus Maya yang putih bening, paha mulus Sari yang kuning langsat, paha semok Gita, ditambah jari kaki kecil lentik bidadari lainnya bener-bener kembali membakar gairah jantannya yang tak kenal lelah. Pusakanya yang hitam legam, raksasa, panjang, dan penuh urat menonjol di balik sarung langsung merespon beringas, kembali tegak lurus berdiri dengan sangat angkuh menan
Hot Chapters