Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jiwa Yang Kembali (Replay 2004)

Jiwa Yang Kembali (Replay 2004)

Tak lupa, dia menulis pesan: Dear Digta, Aku bawain susu UHT. Tapi, aku nggak tau kamu suka rasa apa, jadi aku beli semua varian rasa. Diminum yaaa. By Raisa Tak lama, Raisa pun pergi dari depan kamar Digta. "Akhirnya!" ucap Digta lega sambil keluar dari kamarnya. Dia rela tidak keluar kamar seharian demi tidak berpapasan dengan Raisa.
601 viewsCompletedAdded to Library 15 Times as titik rasa
Read
+Library
Wait At 24

Wait At 24

Minggu pagi aku dibangunkan oleh dua sms masuk yang salah satunya berasal dari nomor tanpa nama tapi aku hafal betul nomor siapa itu. Ressa 06.21 : " Morning and Happy Sunday darling, im sorry I can't hangout with you in this weekend. Have a nice day :*" 0857234----- : " Rasa dan obsesi berbeda tipis, obsesi hanya sebuah keinginan yang akan hilang ketika tercapai. Rasa akan datang karena kenyamanan. Kenali saja rasa saat ini berasal darimana."
103.5K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as titik rasa
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Jadi... kursi itu menyerap semua rasa pertamamu?” “Ya,” bisik Dimas. “Dan setelah itu, setiap rasa serupa yang datang, dia simpan. Dia dengar. Dia simpan dalam diam.” --- Randi membuka laptop dan mengetik cepat. “Judul konten: ‘Kursi Nomor Empat, Penjaga Rasa yang Tak Pernah Terucap.’ Tapi kayaknya ini bukan buat viral. Ini buat... kita.” Tiba-tiba, kursi itu bergerak sedikit. Seperti menarik perhatian.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as titik rasa
Read
+Library
Rasa

Rasa

"Coba fokus dulu ke perasaan yang Abian rasakan, cermati, dan tentukan kira-kira ada di nomor berapa? 1 menandakan sangat buruk, dan 10 menandakan sangat baik." Abian terdiam. Ia mencoba mengikuti arahan yang diberikan oleh sang dokter. Membutuhkan sekiranya hampir 20 detik, untuk Abian akhirnya bisa menjawab. "Enam," jawabnya sangat singkat. "Wah, Maa Syaa Allah, berarti sudah mulai bisa mengidentifikasi perasaan ya." "Oke, angka 6, angka yang not bad, but not good. Gak buruk, tapi gak baik juga. Betul?" tanya Karina memastikan. Abian hanya menjawab dengan anggukan yang berarti mengiyakan.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as titik rasa
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Kau yang menyentuh rasa.” Larisa menelan ludah. “Apa sebenarnya yang terjadi padaku? Siapa kau?” Ratih melangkah pelan mendekat. “Namaku Ratih. Aku penjaga rasa sejak masa Pajajaran Sukma Niskala.” Larisa nyaris tertawa. Sebuah tawa yang tampak setengah gugup dan setengah takut. “Penjaga rasa? Kedengarannya seperti mitos.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as titik rasa
Read
+Library
Titip

Titip

Kuhela napas panjang dengan perasaan serupa toping pizza yang baru turun dari oven, campur aduk, panas, dan meleleh. Ada rasa lega yang lindap tiba-tiba, meski berbalut kecewa. Perlahan, kuketuk kaca mobilnya. “Abang!” Suaraku sedikit mengusiknya. Badan itu bergerak sebentar, kemudian kembali diam. “Abang!!” Kuketuk lebih keras. **
107.8K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as titik rasa
Read
+Library
ADA SUARA PAPA DI KAMAR EMBAK, MA.

ADA SUARA PAPA DI KAMAR EMBAK, MA.

Sampai-sampai rasa ngantuk yang tadi sangat terasa, kini terasa sirna. Akhirnya, aku memilih untuk memainkan ponsel. Dan yang kubuka pertama kali adalah aplikasi W******p. Kutekan menu status, dan ada nomor Risa baru saja update status satu menit yang lalu. [Baru saja bertemu, tapi harus pergi. Cobaan seperti apa ini, Tuhan?] Di akhir kalimat, terdapat rentetan emoticon seperti seseorang tengah menangis. Tak bisa dipungkiri, jantung seperti terasa berdetak lebih kencang. Dada terasa berdebar-debar.
1021.4K viewsOngoingAdded to Library 470 Times as titik rasa
Read
+Library
Pendidikan Rasa Sakit dan Nikmat

Pendidikan Rasa Sakit dan Nikmat

Pikiranku akan dipenuhi hal-hal semacam itu, diliputi rasa sepi dan kehampaan yang tidak tertahankan. Namun, makin sering kulakukan, ambang hasratku pun ikut meningkat. Lama-kelamaan, taman kecil dan gazebo yang sepi sudah tidak bisa lagi memuaskanku. Aku pun terpaksa berpindah ke tempat-tempat yang lebih ramai. Hari itu untuk pertama kalinya aku mencoba di area kampus. Aku duduk di bangku panjang dekat taman, tidak jauh dari sekelompok mahasiswa yang sedang mengobrol.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as titik rasa
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Tika mendekat, tersenyum mengusap pipi si bayi, lalu menatap Asih hangat. "Aku tahu perasaanmu, As. Nggak gampang untuk berdamai, tapi suatu saat nanti, kamu pasti bisa," bisik Tika yang kini tersenyum getir, merasakan getaran yang muncul di hatinya sendiri. Di saat yang sama, ponsel Asih berdering halus. Tika meraihnya dari atas meja, lalu memberikan pada Asih yang baru saja menidurkan putranya di atas kasur.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as titik rasa
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

"Enggak kok mas. Ini berbeda. Aku ingin mengungkapkan perasaanku mas. Aku rasa, tempat ini cocok." Aku termenung. Perasaan apa yang ingin dia ungkapkan kepadaku? Apa dia akan menyatakan cintanya kepadaku? Nalar dan perasaanku semakin tidak karuan saat mendengar kata-kata itu. Nalarnya tiba-tiba berhenti. Kering seperti rantai motor yang tidak diberi oli. Aku hanya mengandalkan perasaan saja. Yang mana, jika aku hanya mengandalkan salah satu dari dua unsur utama dari manusia, maka tidak menutup kemungkinan aku akan mengambil langkah yang salah dan akhirnya masuk ke dalam jurang kesengsaraan.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as titik rasa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status