Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

bisiknya pada dirinya sendiri. Kai duduk di sampingnya. > “Lena, kita tidak harus menunggu halaman kita sendiri,” katanya lembut. “Kita bisa menulis di margin. Di mana pun masih ada ruang, masih ada kesempatan.” Dan untuk pertama kalinya, Lena menulis. Bukan untuk menyenangkan siapa pun. Tapi untuk mengucapkan bahwa dirinya layak dicintai—tanpa harus menjadi versi terbaik.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as to scribble in a margin
Read
+Library
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Tidak menjelaskan—mengoreksi. Sebastian membaca satu baris. Lalu berikutnya. Ia membalik halaman. Ada lagi. Dan lagi. Catatan-catatan pendek di margin. Menandai apa yang harus ditinggalkan. Apa yang tidak lagi pantas diberi kesempatan. Tidak banyak kata. Tidak ada pembelaan. Hanya keputusan. Gudang terasa lebih sunyi. Bahkan tetesan air dari tong-tong basah terdengar jauh, seperti ditarik keluar dari ruang itu.
8.92.9K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as to scribble in a margin
Read
+Library
Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

potong Alister datar, matanya masih menatap layar. Harika mengangguk. "Betul. Saya juga sudah bikin ringkasan per item dan pakai stabilo beda warna untuk bagian yang butuh approval." Alister akhirnya menoleh dan mengambil map itu. Ia membukanya, memeriksa, dan menghentikan jarinya di halaman keempat. "Kenapa margin kiri di halaman ini lebih sempit 0,2 cm dibanding halaman sebelumnya?"
5.6K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as to scribble in a margin
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Frustrasi, dia menyerah dan pergi untuk mengambil secangkir teh. Ketika dia kembali, dia menemukan sebuah kata yang ditulis dengan tulisan tangan yang rapi dan aneh di margin bukunya—sebuah kata yang bukan dalam kosakatanya, sebuah kata yang dia yakini tidak ada. Itu adalah "Lacuna".
908 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as to scribble in a margin
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Mereka mulai memasuki margin, ruang putih di pinggir kertas di mana para Penulis lain meninggalkan catatan kaki mereka. Saat armada menembus margin, lingkungan di sekitar mereka berubah secara drastis. Tidak ada lagi bintang atau nebula. Yang ada hanyalah hamparan putih yang tak terhingga, dengan garis-garis samar yang menyerupai serat-serat kertas raksasa. "Tempat apa ini?" tanya Elara, sang Star-Child, sambil menyentuh udara yang terasa seperti debu tinta yang kering.
722 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as to scribble in a margin
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Cerita ini akan terus menulis selama kau membacanya. Tanganku membeku. Kupastikan tidak ada embun di kacamataku, tidak ada refleksi dari lampu. Huruf-huruf itu benar-benar berubah. Aku membuka kembali halaman terakhir. Tinta di sana belum kering, meskipun buku ini sudah bertahun-tahun disimpan di rakku. Ada catatan di margin kanan halaman itu. Tulisan tangan yang bukan milikku.
713 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as to scribble in a margin
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status