Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Banyak pelajaran penting tentang fashion yang ia pelajari di chanel kesayangannya. Suri terpanggil untuk menunjukkan rasa nasionalisme dengan membuat tas ponsel, clucth dan insyaallah berbagai jenis tas dan sepatu dari kain-kain nusantara. Sekarang pekerja-pekerja lepasnya semakin beragam. Di antaranya adalah para pembuat sepatu handmade. Di masa pandemi seperti ini, para pembuat sepatu handmade acapkali gigit jari karena sepinya peminat. Suri menawarkan mereka kerjasama untuk membantunya memproduksi sepatu-sepatu dengan sistem pre order. Para pembuat sepatu pun setuju, dengan syarat mereka tetap boleh memproduksi sepatu-sepatu mereka sendiri. Suri menyetujuinya saat ini. Karena bisnis merek
1082.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.6K Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

“Ya jelas dong, latihan tiap hari ngomong sama pelanggan yang suka ganti-ganti ukuran baju. Aku udah terlatih buat pura-pura tenang padahal panik!” Ketiganya tertawa lagi sampai perut terasa sakit, menikmati momen kebersamaan yang penuh keceriaan. Akhirnya, setelah tawa mulai reda, Tatik berdiri dan merapikan gulungan kain di meja. “Udah, udah… ayo tidur. Besok banyak jahitan yang harus diselesaikan. Jangan sampai pelanggan nunggu.” Yuni menguap sambil mematikan lampu mesin jahit. “Iya, Mbak. Tapi akhir-akhir ini, pesanan makin banyak ya. Rasanya tangan nggak sempat istirahat.”
1013.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 385 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
PERFECT HUSBAND

PERFECT HUSBAND

ujarku menghenyak duduk sembari menjangkau berkas yang disodorkan asistenku. “Aku sudah merokemdasikan produck ini pada perusahaan produksi sepatu kuliit di amerika, jadi mereka sangat tertarik dengan sepatu jebolan perusahaan ini, saya mau kamu jangan kecewakan mereka, kita butuh karyawan tambahan dan model sepatu yang mungkin tren untuk kalangan luar negri.”ujarku Feri juga tampak menyimak dengan sesekali mencatat poin pentingnya.
1020.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 510 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
Marrying You (Again)

Marrying You (Again)

"Ayo, Papa antar ke sekolah. Pakai sandal dulu, sepulang sekolah kita mampir ke toko sepatu." "Bolehkah?" Bagas tidak yakin jika gurunya nanti ikhlas melihatnya mengenakan sandal jepit. "Biar Papa yang bicara dengan wali kelasmu." -0- Bian langsung berbelanja semua bahan kebutuhan yang diperlukan, untuk mengerjakan order besar yang tempo hari sempat ditolaknya. Ia mulai mengerjakan pesanan itu, dan memanggil kembali karyawan yang dulu membantunya, yang terpaksa ia rumahkan karena jumlah permintaan yang terus menurun. Dan sekarang, ruangan berukuran sepuluh kali enam meter, yang berada tepat di samping rumahnya, kembali ramai dengan suara mesin jahit dan celoteh karyawannya.
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 64 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Bir dibuka, donat dibagi, dan obrolan mengalir ringan—tentang pekerjaan Raka yang sekarang sebagai project manager startup, tentang deadline Dava yang gila, tentang pesanan jahitan Aurelia yang mulai ramai di online shop. ​Raka banyak bertanya tentang Aurelia, dengan nada yang terdengar polos tapi penuh perhatian. “Jadi Kak Lia udah jualan jahitan custom dari kapan? Dava bilang pesenannya sekarang sampai antre dua minggu.” ​Aurelia mengangguk. “Iya, mulai rame. Aku suka bikin selimut bayi sama tas jinjing motif batik.”
104.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 153 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
Raja Logistik di Dunia Zombie

Raja Logistik di Dunia Zombie

Banyak orang sedang berbicara sambil menunggu giliran. Rudi berjalan melewati mereka dan menangkap sebagian percakapan. “Katanya sekarang lagi cari penjahit?” “Banyak?” “Iya... Kalau punya pengalaman jahit dapat tambahan poin.” “Lumayan sih... Daripada ngeloot tiap hari.” “Iya... Paling enggak kerjaannya aman.” “Jam kerjanya berapa?” “Sepuluh jam... Upah dasarnya seratus poin... Kalau punya keahlian bisa lebih.”
773 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

tanya Pak Joko saat aku sudah masuk ke dalam mobil. "Ke tukang jahit, Pak, mau lihat hasil jahitan baju pelangganku," ucapku. Pak Joko sudah tahu tempat langganan jahitku untuk menjahit baju-baju hasil rancanganku. Mobil pun berjalan meninggalkan halaman butik dan membelah jalanan ibu kota. Dua puluh menit perjalanan akhirnya sampai di tujuan, aku segera turun dari mobil. Sedangkan Pak Joko pergi untuk memarkirkan mobil.
1053.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

“Sebenernya... sepatu itu sudah gak dijual lagi. Merknya sudah lama gulung tikar. Modelnya pun juga langka. Di pasar ini, gak ada yang punya.” Jaka menunduk dan kekecewaan mulai menggerogoti dadanya. Penjaga toko melanjutkan, “Sepatu itu sebenarnya... buatan aku.” Jaka mendongak kaget. “Aku kasihan melihat dia keliling pasar setiap hari. Dia terus minta aku untuk mencari sepatu itu. Tapi, aku sudah cari kemana – mana bahkan udah tanya ke penjual impor dari China, Amerika dan negara – negara lainnya, tapi hasilnya juga nihil. Akhirnya, aku punya ide untuk membuat sendiri. Aku coba sebisaku. Butuh waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkan bahan dan membuatnya. Bahan-bahannya menyebar di dimensi
1.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 41 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
Nadya di Antara Dua Dunia

Nadya di Antara Dua Dunia

Yuli memeriksa jahitan, menarik ritsleting beberapa kali, lalu menawar sampai penjaga toko kehilangan senyum. Untuk sepatu, Nadya menolak hak yang terlalu tinggi. Ia memilih sandal hitam bertali dengan hak yang cukup lebar agar nyaman dipakai berdiri. Sebelum membayar, ia berjalan bolak-balik, duduk, berdiri lagi, kemudian mencoba menaiki tangga. “Kau mau kerja atau menguji sepatu?” tanya Yuli.
514 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
Mengandung Benih CEO

Mengandung Benih CEO

Bahkan Bu Wulan dan Adelia sudah mempunyai lima karyawan untuk menjahit. Mereka sudah mempunyai tempat sendiri untuk tempat menjahit. Banyak langganan yang datang ke tempat Bu Wulan. Kebanyakan dari langganan mereka orang-orang kaya. Tempat jahitannya berdampingan dengan rumah mereka. "Bu Tari Terima kasih, ya. Berkat Bu Tari butik saya jadi banyak langganan," ucap Adelia kepada Bu Tari yang sedang di ukur badannya untuk membuat kebaya.
106.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 187 Beses bilang tukang jahit sepatu
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status