SURAT WASIAT NENEK
ucap Sandi yang mempersilakan Bagas duduk di kursi depan meja kerjanya.
Bagas sudah duduk dan menunggu Sandi berbicara lebih dulu, memainkan jemarinya mengetuk - ngetuk pelan di jari sebelahnya.
"Bagas, sebelumnya saya minta maaf, karena saya tidak becus menjadi atasan kamu, permasalahannya terlalu tiba - tiba dan itu wewenang dari atasan saya, saya sebenarnya tidak tega menyampaikan ini semua, tapi, saya harus menyampaikannya, sekali lagi saya minta maaf, kamu jangan patah semangat, saya percaya kalau kamu orang baik dan rajin, kamu bisa kepakan sayapmu di tempat lain, yang memang bisa menghargai kinerja bukan melihat dari sudut pandang sepihak."