YOU AND US
Kepala Delna rasanya benar benar mau pecah saat ini, kejadian saat ia sedang PKL terus terputar, seakan kepalanya tidak mau berhenti memutar kejadian mengerikan itu, rasa bersalah terus menghantui hati Delna.
"Maaf, sungguh, maafkan aku," lirih Delna dengan mata berkaca kaca, sepertinya air mata Delna telah habis karna seharian ini ia telah menangis.
"Maaf, maaf." Hanya kata itu saja yang terus terlintas dikepala Delna.
Ingin sekali Delna menemui Dion dan Ian secara personal. Bahkan Delna rela mengatakan hal yang sama berulang ulang agar rasa bersalah ini hilang.
Hot Chapters