Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Orang bilang; Hujan turun dari awan yang gelap. Begitu juga kehidupan. Adanya kebahagiaan, setelah guyuran hujan membasahi pipi. Setiap hal yang ada dibumi, ada sebab akibatnya. Kerugian dan keuntungan. “Titttttt ...” Decitan rem dan klakson mobil saling bersahutan memekakkan telinga. Riuh piuh warga berbondong-bondong melihat, siapa korban tabrak lari dekat lampu merah sore ini.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as unsur puisi
Read
+Library
SUAMI TAK TERSENTUH

SUAMI TAK TERSENTUH

kata Kenriki seolah baru melihat ikan itu yang belum diolah. "Iya, digoreng juga enak, semoga antar dapat lagi, lumayan buat lauk makan ini!" Rei tidak sabar menarik pancingnya agar ia juga bisa mendapatkan ikan seperti yang didapatkan oleh Mitha. Tiba-tiba saja Rei merasa umpannya juga dimakan di dalam sungai sana, hingga pria itu segera menariknya tergesa dan terlihatlah apa yang didapatkan Rei! Seekor udang berukuran kecil hingga Mitha tertawa karena Rei mengatakan ia mendapatkan udang besar tapi ternyata hanya udah berukuran jempol tangan.
1043.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as unsur puisi
Show Reviews (16)
Read
+Library
Muji Firmansyah
aku setuju dengan Laura, bnyk pasangan punya anak tapi karena egois dan tidak saling menghargai pasangan justru pernikahannya tidak bahagia, jadi tidak punya anak bukan patokan tidak bahagia, Allah tahu yg terbaik untuk hambanya, keren ini buku.
Moreno Marcelino
Senpai Himura itu memang penulis yang bisa menjadi contoh baik untuk pembacanya, bukan cuma bisa menulis bijak tapi bisa jadi contoh, buktinya dia tidak pernah bermusuhan dengan mantannya, aku setuju dengan Kenriki dan Laura memotivasi memang, baper aku baca ini buku, sweetnya tidak murahan, real!
Read All Reviews
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai Apakah engkau mengerti? Segala rasa dalam sanubari Yang memintamu tuk hadir di sini Tuk menenemani Agar mengasihi Karenamu .… Ku jadi begini Kuharus dapatkanmu Apapun yang terjadi! Kenapa aku membaca puisi ini, seolah puisi ini untukku? Siapa yang membuatnya? Semua karangan puisi yang aku buat, aku tidak pernah menemukan puisi yang seindah ini.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as unsur puisi
Read
+Library
One Day In Your Life

One Day In Your Life

Hanya jangkauan pikirannya yang tak terbatas, liar bercabang-cabang menembus ketinggian angkasa dan kedalaman tanah. Soe Hoek Gie. Ann suka puisi karyanya. Sebuah tanya, judulnya. Akhirnya, semua akan tiba pada suatu hari yang biasa. Itu adalah larik favorit Ann. Larik yang mungkin bagi sebagian orang biasa saja, tetapi memiliki kesan tersendiri di lubuk kalbunya. Pada suatu hari yang biasa, seolah seseorang telah melewati hari-hari yang berat nan dipenuhi badai bergejolak, untuk kemudian akhirnya tiba untuk beristirahat, menjalani kehidupan yang sederhana, kembali pada suatu hari, yang biasa.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as unsur puisi
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Sebuah textliner² berwarna kuning terselip di antara lembaran buku kedua. Rasa penasaran Jovita menyeruak. Puisi macam apa yang dibaca oleh Joseph. Dibukanya halaman di mana textliner diselipkan. Sebuah puisi panjang berjudul "Your Laughter" tercetak di lembaran tersebut. Ungkapan puitis Neruda dalam memaknai tawa orang terkasih sebagai sesuatu yang teramat berharga. Beberapa bagian pada puisi digarisbawahi oleh Joseph, menandakan ketertarikan pria itu pada deretan kalimat di dalamnya. Warna terang pada goresan textliner menunjukkan hal itu belum lama dilakukannya.
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as unsur puisi
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
Seruni Senja

Seruni Senja

Jawab Ira. Mahli terus melihat kearah Ira yang terlihat sedikit cemas itu, Mahli pun tersenyum, Ira sadar jika Mahli sedang menertawakannya. “Kenapa kamu tertawa?” Tanya Ira “Tidak, aku baca puisi ini sangat lucu jadi aku tertawa.” Jawab Mahli mengalihkan pembicaraan. “Sebentar, aku masih penasaran kenapa kamu mengajak ku untuk membaca puisi di sini?” Tanya Ira.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as unsur puisi
Read
+Library
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

Toko kecil itu bernama Anak Lipat—tempat croissant hangat, isian nyeleneh, dan rahasia yang belum selesai dipanggang. Qale, gadis bermata sipit sebelah dan bergigi gingsul, menyimpan luka masa lalu : dituduh jadi penyebab kematian ibu, dicap pembawa sial, dan kini… dipaksa menikah dengan pria buta dan lumpuh demi utang budi keluarga. Tapi lelaki asing itu datang membawa lebih dari sekadar cincin. Ia tahu banyak hal rahasia di masa lalu yang membuat Qale penasaran. Syaratnya satu, menikah, tapi jangan jatuh cinta. Tapi, siapa yang bisa menolak pesona si anak lipat, si pembuat croissant manis beraroma dendam.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as unsur puisi
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as unsur puisi
Read
+Library
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 409 Times as unsur puisi
Read
+Library
Pantaskah Surga Untuknya?

Pantaskah Surga Untuknya?

Tangannya masih lemah, tapi kalimat itu mengalir pelan, tinta tergores dalam kertas menyulam beberapa kata. "Aku tak pantas mendapatkan surga. Akan tetapi, aku akan menutup setiap luka ini... agar kelak aku bisa berdiri di gerbang surga, bukan sebagai lelaki yang disambut, tapi lelaki yang akhirnya layak mengetuk."
10784 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as unsur puisi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status