Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Gadis Manis Tuan CEO

Menjadi Gadis Manis Tuan CEO

ganggu Bi Sayi menggoyangkan tubuh ramping Larrisa. "Baru jam segini," balasnya bermalas-malasan. Dia membuka mata sedikit dan melihat jam yang tergantung di dinding. "Banguni aku jam sebelas, Bi!" Suaranya serak dan berat. Tenggorokannya bahkan belum dilumasi saliva. Memang dia adalah lambang wanita pemalas. "Anda akan kencan jam 9 nanti," sambung Bi Sayi.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

“Abang kerja nggak kenal waktu. Pagi sebelum Subuh sudah berangkat, pulangnya hampir selalu tengah malam. Kalau kayak gitu terus, Abang bisa sakit!” Bahtiar melirik jam di ponsel. Waktu sudah menunjukkan pukul dua siang. “Sebenarnya ada banyak hal yang mau saya ceritakan, tapi Mama dan Papa pasti sudah menunggu kita. Jadi, gimana kalau ngobrol sambil jalan aja?”
954 viewsCompletedAdded to Library 38 Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
Istri hanya Status

Istri hanya Status

Sudah jam satu lewat lima belas menit. "Ya, Bibi mau salat Dzuhur dulu. Nasinya harus habis ketika bibi kembali lagi ke sini! Awas kalau tidak dimakan!" Aku hanya mengangguk tanpa niat protes saat Bi Baidah mengeluarkan ancamannya kembali. "Assalamualaikum, Sayang." Kak Abian membuka pintu. Aku menjawabnya kemudian kembali menatap ranjang bayi.
1055.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
Let You Go

Let You Go

ucap Bi Siti. "Ini emangnya udah siang ya bi?" tanya Kanaya yang belum sadar jam berapa sekarang. "Iya non, ini udah pukul 12.38," jawab bi Siti. "Cepat banget ya, perasaan aku baru aja bangun tadi," gumam Naya. "Itu karena kita asik ngobrol sampai tak sadar waktu berlalu." "Iya kali." "Makasih bi," ucap Naya pada bi Siti.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Namun, tak ada jejak yang tersisa, hanya tanah berpasir yang diratakan angin, menghapus semua bekas langkah kaki. Waktu menunjukkan periode Chen Shi – antara pukul 07.00 dan 09.00 pagi. Matahari mulai bersinar lembut, membawa kehangatan yang menyenangkan di Gurun Gobi. Dua puluh murid perempuan sekte berkumpul di hadapan Biarawati Fear dan memberikan laporan.
9.8225.9K viewsCompletedAdded to Library 8.8K Times as waktu sahar biyati
Show Reviews (66)
Read
+Library
Jimmy Chuu
pembaca yang terhormat Mohon maaf akhir-akhir ini jumlah koin yang harus kalian habiskan sedikit banyak. Hal ini disebabkan author harus menulis kata di atas 1300 kata Karena untuk membuat bab tersebut lebih detail. jika di bawah 1300kata, takutnya Pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Read All Reviews
Kembali Bersama Waktu

Kembali Bersama Waktu

Gigi Sultan Adiraja berceratukan. Terbayang saat dia melakukan perjalanan ke dunia modern, mendapati bahwa kekuasaan itu sungguh menghanyutkan. Andai dia lebih memahami bagaimana pintu waktu itu terbuka, dia akan bisa sesuka hatinya untuk datang dan pergi ke dunia itu demi kepentingannya. Itulah kenapa Barreta yang dia simpan hanya akan dia gunakan untuk waktu yang benar-benar mendesaknya. Karena peluru yang dia punya hanya sebatas isi Barreta itu. Entah bagaimana mereka akhirnya tertidur. Terlelap dalam lelah.
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
Imamku dari Seoul

Imamku dari Seoul

tanya Sabiya. "Oh, itu suara Tuan Shin, Nyonya," jawab Bi Susan tersenyum bahagia. "Ha?" Sabiya belum mengerti. "Setiap pagi, sebelum berangkat kerja atau saat ingin sarapan, dia pasti melantunkan shalawat badar," tambah Bi Susan kagum. "Bohong!" kata Sabiya tidak percaya. Tibalah mereka berdua di ruang makan. Sabiya yang semula tidak percaya pun mendengar dan melihat langsung bahwa Shin sedang mengambil piring sambil bershalawat merdu, membuat hati bergetar.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
Bukan Sekadar Figuran

Bukan Sekadar Figuran

"Heum?" "Nona baru bangun?" Ulang Ratih, melongok ke dalam, dapat dia lihat, tuan mudanya juga masih lelap. "Bibi bawakan sarapan. Seperti biasa, perintah dari Tuan Besar." "Oh." Sheilla menoleh pada jam di dinding sembari memberi jalan Ratih agar membawa sarapan dan menyimpannya di atas meja. Sudah pukul 08.30 pantas saja. Semua pasti sudah sarapan di bawah. "Bi, sampaikan maaf ke semuanya, ya. Maaf lagi-lagi gak ikut sarapan."
10930 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
Seandainya Waktu Bisa Kembali

Seandainya Waktu Bisa Kembali

“Laura, maukah kau menjadi istriku?” Dari suka menjadi cinta, dari cinta menjadi benci, hanya butuh lima tahun. Rasanya terlalu cepat. Tiba-tiba Andrew berdiri, menggigit ujung jarinya, dan menulis di batu nisanku. [Makam Pasangan Gunawan] Dengan perlahan, Andrew berbaring di dalam lubang yang digalinya sendiri, tersenyum lega. Dia mengeluarkan pisau belati dan memotong pergelangan tangannya.
50.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

"Aku tidak mengerti, apa maksudmu membicarakan mesin waktu?" "Panggil aku prof. Javier, kau sudah lihat sendiri kemampuanku kan. Akulah pencipta mesin waktu. Aku hidup sebelum kau lahir, dan aku bisa pergi kemasa depan dan masa lalu, bahkan aku bisa memperlambat dan mempercepat waktu, dengan alat ciptaanku ini." katanya sambil menunjukkan benda seperti arloji yang tersemat ditangannya, arloji itu adalah benda terbang yang berubah bentuk seperti apa yang aku lihat tadi.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as waktu sahar biyati
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status