Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Munafik×
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Hubungan Keluarga×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Munafik Hubungan Keluarga Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Munafik Hubungan Keluarga short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Mengungkap Rahasia Ibu Mertua - undefined novels & stories
Malinka
Pada Hari Ibu, aku berniat memberikan hadiah kepada ibu mertuaku. Namun tak disangka, aku melihatnya membawa seorang pria berkulit gelap masuk ke kamar. Setengah jam kemudian, ibu mertuaku keluar dengan wajah memerah ....
Kematian Palsu Adikku - undefined novels & stories
Sarina Raisha
Ketika surat keterangan lulus universitas tiba, aku malah demam tinggi dan terbaring di tempat tidur. Adikku yang pergi mengambilkan surat itu untukku, malah mengalami penculikan di tengah jalan dan nasibnya tak diketahui, entah masih hidup atau sudah tiada. Orang tuaku memendam kebencian mendalam padaku. Mereka merobek suratku dan memaksaku berhenti sekolah, lalu menyuruhku bekerja di pabrik. Kemudian, aku juga diculik. Setelah berhasil melarikan diri dengan nyaris kehilangan nyawa, aku bersembunyi di sebuah pabrik tua sambil mengirim pesan meminta bantuan pada ayahku. Tak lama kemudian, ayah meneleponku dan langsung berteriak marah, “Sandra Joman! Dasar anak brengsek! Bisa-bisanya kamu bercanda seperti ini di hari kematian Valarie! “Kamu tahu nggak, betapa aku dan ibumu berharap yang meninggal waktu itu adalah kamu!” Detik-detik sebelum kematian, kata-kata hinaan mereka terus terngiang di telingaku. Tubuhku disiksa sampai tak berbentuk lagi, aku meninggal dengan tragis. Jasadku dibuang ke selokan busuk selama tiga hari. Bahkan, ayahku yang seorang ahli forensik senior pun tak bisa mengenali siapa diriku. Ketika adikku pulang bersama pacar yang kabur bersamanya dulu, ayah baru saja berhasil memulihkan wajahku melalui rekonstruksi teknologi. Mereka berlutut di depan jasadku yang telah membusuk, menangis hingga tak sadarkan diri.
Mantan Yang Sempurna - undefined novels & stories
Deanda_D
Di malam sebelum pernikahan, istriku pulang dalam keadaan mabuk berat. Dia diantar pulang oleh mantannya dengan pakaian yang acak-acakan. Sambil setengah sadar, dia memanggil-manggil nama sang mantan, Dylan Wiguna. Dia berujar, "Dylan, aku menikah dengan dia cuma karena kamu suka wanita yang sudah menikah. Aku menikah dengannya cuma demi memenuhi keinginanmu. Hmph! Aku nggak mau pulang. Aku mohon, temani aku sekali lagi, ya?"
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku - undefined novels & stories
Dinda
Pada hari pernikahanku, orang tuaku tiba-tiba datang ke rumahku bersama tunanganku, lalu berkata bahwa pengantin wanita hari ini akan diganti. "Kakakmu mengidap penyakit mematikan. Satu-satunya keinginannya adalah menikah dengan James." "Kamu adalah adik kandungnya. Bersikaplah lapang dada dan bantulah kakakmu." Tunanganku juga menyahut, "Tenang saja, ini hanya sekadar menggelar pernikahan. Setelah dia meninggal, kita masih bisa menikah secara resmi." Aku menolak dan orang tuaku langsung mengikatku. "Setelah pernikahan selesai, kami akan melepaskanmu." Namun, tidak lama setelah mereka pergi, aku dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat yang menerobos masuk ke dalam rumah. Ketika akhirnya mereka teringat padaku, yang mereka temukan hanyalah jasadku yang telah membusuk.
Tunanganku Mendonor Ginjalku - undefined novels & stories
Fuko
Aku dan adik perempuanku adalah saudara kembar. Kami sama-sama menderita penyakit ginjal yang parah. Kami akhirnya mendapatkan dua buah ginjal dari donor. Dokter ingin mentransplantasikan masing-masing satu pada kami. Namun, adikku menangis dalam pelukan tunanganku. Dia ingin kedua ginjal itu untuk dirinya sendiri. Aku menolak, jadi tunanganku mengurungku di rumah dan mempersilakan adik perempuanku menerima kedua donor ginjal itu. Dia memegang daguku sambil berujar memperingatkanku. "Sakitmu nggak selama adikmu. Dia hanya ingin hidup seperti orang normal. Kenapa kamu begitu egois? Apa kamu nggak bisa menunggu ginjal berikutnya?" Sayangnya, tunanganku tidak tahu bahwa aku tidak dapat menunggu ginjal berikutnya karena aku akan segera meninggal.
Anak Orang Kaya yang Hidup Miskin - undefined novels & stories
Hedgehog
Sehari sebelum tahun baru, demi tiga kali upah lembur, kedua orangtuaku meninggalkan aku sendirian di rumah. Aku pikir selama dua puluh tahun ini, mereka selalu begitu. Jadi tahun ini, aku tidak ingin kesepian melewati tahun baru seorang diri. Akhirnya aku membawa Siomay pergi mencari mereka. Namun aku tidak pernah menyangka, kedua orang tuaku yang sering bilang mencari nafkah untuk menghasilkan lebih banyak uang, justru aku memergoki mereka turun dari mobil mewah. Mereka merangkul seorang anak lelaki yang tampak seumuran denganku, masuk ke hotel bintang lima sambil bersenda gurau. “Ayah, Ibu, kalian meninggalkan Nia seorang diri di rumah, nggak masalah? Ibuku berkata dengan datar, “Nggak apa-apa, dia sudah terbiasa kok.” Ayahku berkata dengan acuh tak acuh, “Dia nggak bisa dibandingkan denganmu, kamu adalah buah hati kami.” Aku pun berbalik dan pergi. Mereka pura-pura miskin, untuk menipuku. Kali ini, aku juga tidak berharap ditemani mereka.
Selingkuhannya Hamil - undefined novels & stories
Atonim
Pada hari aku ketahuan bukanlah putri asli dari sebuah keluarga yang kaya raya, si anak asli menyerbu ke dalam rumah dan menusuk perutku beberapa kali hingga pada akhirnya aku tidak bisa memiliki anak sendiri. Tunanganku sangat marah, begitu pula dengan orang tuaku. Mereka dengan tegas menyatakan tidak akan mengakui anak itu sebagai putri kandung mereka. Untuk menghiburku, tunanganku melamarku secepatnya. Orang tuaku juga menulis surat pernyataan pemutusan hubungan keluarga supaya aku bisa segera sembuh dari cederaku. Kemudian, mereka mengatakan bahwa putri yang tidak mereka akui itu melarikan diri ke luar negeri dan menerima karma dengan dijual ke Myano Utara. Aku percaya pada informasi itu. Enam tahun setelah aku menikah, aku justru melihat putri yang tidak diakui dan seharusnya sedang hidup menderita di Myano Utara itu. Dia sedang bersandar di pelukan suamiku dengan perutnya yang membuncit sambil mendesah. "Kalau saja enam tahun lalu aku nggak marah dan melakukan kesalahan seperti itu, kamu juga nggak perlu menikahi Sisilia." "Untung saja kamu dan orang tuaku memihak padaku. Kalau nggak, aku pasti sudah dipenjara gara-gara si pembohong itu. Dia pasti nggak menyangka aku selama ini hidup di bawah radarnya dan sedang mengandung anakmu." "Begitu anak ini lahir, kamu tinggal cari alasan untuk mengadopsinya dan jadikan putri palsu itu menjadi pengasuh buatku selamanya." "Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini, Anton." Sorot tatapan penuh kasih sayang dari putri yang seharusnya tidak diakui itu membuat tunanganku, Anton Raksa, tersipu. "Jangan bilang begitu. Hanya dengan aku menikahinya, kamu baru bisa menjalani hidup tanpa rasa bersalah." "Asalkan kamu senang, semua yang kulakukan itu sepadan." Ternyata suami yang kukira benar-benar mencintaiku itu membohongiku selama ini. Orang tuaku juga membohongiku demi melindungi putri kandung mereka. Baiklah, aku tidak menginginkan mereka lagi!
Cinta Memang Begitu - undefined novels & stories
Yela
Setelah aku meninggal, orang tuaku menandatangani surat persetujuan donor organ dan memberikan retina mataku kepada anak angkat kesayangan mereka, Emma Moore. Emma pun menikah dengan kakak kandungku. Mereka hidup bahagia sebagai keluarga yang utuh. Seumur hidup, aku selalu bersaing dengannya, tetapi ujung-ujungnya aku kehilangan segalanya dan berakhir tragis. Setelah terlahir kembali, aku memilih menjalani hidup tanpa memikirkan siapa pun dan justru itulah awal dari kebahagiaan yang tak pernah kuduga.
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh - undefined novels & stories
KarenW
Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
99 Kupon Maaf Putriku - undefined novels & stories
Wano
Johan Kurniawan tidak mencintaiku dan juga tidak mencintai putri kami. Dia hanya mencintai kekasih idamannya yang ada di dalam hatinya. Demi menjaga citranya di hati kekasih idamannya, dia hanya mengizinkan putri kami memanggilnya “Paman.” Sampai ketika kekasih idamannya hamil dan ke luar negeri untuk menikah, dia mabuk-mabukan, memutuskan kembali ke keluarganya. Setelah pulang ke rumah, putri kami memberinya 100 lembar kupon maaf. Aku memberi tahunya setelah 100 kupon habis digunakan, aku akan membawa putri kami meninggalkannya untuk selamanya. Dia memelukku dan putri kami dengan erat dalam pelukannya, bersumpah tidak akan pernah membuat kami bersedih lagi. Dalam lima tahun pernikahan rahasia, dia melakukannya dengan baik, tidak menggunakan satu lembar pun kupon maaf. Sampai kekasih idamannya kembali ke dalam negeri dengan putrinya. Setiap kali dia meninggalkanku dan putri kami demi kekasih idamannya dan putrinya, aku akan merobek satu lembar kupon maaf itu. Sampai kupon maaf itu... hanya sisa tiga lembar terakhir.
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan - undefined novels & stories
Rain
Suamiku, seorang komandan resimen, akhirnya setuju aku ikut ke kesatuan, dengan satu syarat… Anak kami tak boleh memanggilnya ayah. Delapan tahun kami menjalani pernikahan rahasia. Delapan tahun pula aku tinggal di desa, merawat kedua orang tuanya. Setelah kedua mertuaku meninggal dunia, aku dan anakku memohon padanya agar kami bisa ikut bersamanya ke kesatuan. Dia setuju… Tapi dengan satu syarat! “Setibanya di kesatuan nanti, status kalian hanyalah kerabatku dari kampung,” ucapnya dingin. Saat itulah aku mengerti… Ternyata, di kesatuan sana, dia sudah memiliki keluarga lain. Akhirnya, aku membawa anakku pergi tanpa menoleh sedikit pun. Dan pria yang dikenal dingin itu… Justru tampak panik.
Rupture Jantungku, Tapi Ibu Memilih Menyelamatkan Adikku - undefined novels & stories
Dreamers
Aku dan adikku mengalami kecelakaan mobil bersama. Aku mengalami rupture jantung dan harus segera dilakukan operasi darurat. Namun, Ibu yang merupakan direktur rumah sakit di sana justru memanggil semua dokter untuk ke kamar adikku demi melakukan pemeriksaan menyeluruh padanya yang sebenarnya hanya mengalami luka ringan. Aku memohon kepada ibu agar menyelamatkanku, tetapi Ibu malah menatapku dengan wajah penuh kekesalan dan membentakku, “Kamu cari perhatian seperti ini tidak bisa lihat waktu, ya? Kamu tahu, adikmu itu hampir patah tulang!” Pada akhirnya, aku mati di sudut rumah sakit tanpa seorang pun menyadarinya. Namun setelah kabar kematianku sampai ke telinganya, Ibu yang paling membenciku itu … justru menjadi gila.
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku - undefined novels & stories
Gold
Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
Aku Ditumbalkan Demi Menyelamatkan Nyawa Adikku - undefined novels & stories
Anonim
Adikku menderita kanker ginjal stadium akhir, dan ayah serta ibu menuntutku untuk mendonorkan ginjalku padanya. Aku bilang aku hanya punya satu ginjal, kalau diambil aku akan mati. Namun, mereka bukan hanya tidak percaya, mereka malah langsung mengikatku di meja operasi "Cuma ambil satu ginjalmu saja, kenapa kamu egois sekali?" Mereka tidak tahu, aku tidak berbohong. Saat ayah mengalami kecelakaan mobil dulu, aku sudah mendonorkan satu ginjalku.
Kebohogan Suamiku Demi Menutupi Aib Keluarganya - undefined novels & stories
Merissa
Saat suamiku pergi ke toilet, ponselnya berdering. Aku melirik sekilas. Telepon dari adik suamiku, Ruslan. Aku mengernyit, tetapi tetap mengangkatnya. "Kak, uang bulanan 20 juta buat Ayah dan Ibu kok belum ditransfer? Ibu barusan nanya ke aku." Telepon ditutup. Darahku seolah-olah mengalir terbalik. Suamiku berdiri tepat di depan pintu toilet dan tangannya bahkan belum dikeringkan dari air. Aku menarik sudut bibirku. "Gajimu 16 juta, cicilan rumah 6 juta, kasih aku 4 juta, kamu simpan sendiri 2 juta. Kamu bilang kasih orang tuamu 4 juta, kok jadi 20 juta?" Bibirnya bergerak, tetapi tidak ada suara. Wajahnya sangat pucat, sementara tanganku gemetar hebat. Selama lima tahun, aku tak pernah sekali pun melihat kartu banknya. Lalu, apa lagi yang tidak aku ketahui?
Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku - undefined novels & stories
Jane Stanley
Ibu tanpa sengaja memasukkanku ke sebuah grup bernama "Keluarga Bahagia". Di dalam grup itu hanya ada tiga orang: Ayah, Ibu, dan seorang anak laki-laki asing dengan catatan nama "Sayang". Mereka sedang sangat sibuk merencanakan pesta ulang tahun untuknya, sementara besok adalah ulang tahunku yang sudah sepuluh tahun berturut-turut mereka lupakan. Ibu berkata. [ Lokasinya harus dibuat seperti dalam dongeng, biar dia jadi bangsawan muda yang sesungguhnya. ] Papa mengirim amplop merah besar. [ Uang bukan masalah. Jangan sampai kakakmu tahu, nanti dia jadi kesal. ] Aku diam-diam mengambil tangkapan layar, bersiap mencari kesempatan untuk benar-benar membuka semuanya. Saat itu, adik perempuanku yang selalu berprestasi tiba-tiba mengirim pesan pribadi kepadaku berisi sebuah tangkapan layar. Itu adalah rekaman percakapannya dengan Ibu. [ Bu, pesta ulang tahun kejutan untuk Kakak sudah kamu atur semuanya, 'kan? Kamu sudah janji sama aku, ini terakhir kalinya kita membohonginya. ]
Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan - undefined novels & stories
Cravez
Saat Tahun Baru Imlek, kami pulang ke kampung halaman. Di jalan tol, adikku ribut minta ke toilet. Ibu mendesakku dan kakakku, "Rest area berikutnya masih jauh. Kalian sekalian saja, biar nanti nggak bolak-balik mau ke toilet lagi." "Cepat sedikit, jangan lama-lama!" Aku langsung lari ke sana, tetapi begitu keluar, aku melihat mobil yang familier itu sudah menyalakan lampu dan mulai jalan. Suhu di luar hampir di bawah nol, tetapi ayah dan ibuku malah meninggalkanku di rest area yang sepi. Aku buru-buru berlari mengejar sambil berteriak keras, "Ayah! Ibu!" Namun, mobil itu sudah berbelok dan menyatu dengan arus kendaraan, sampai akhirnya benar-benar tak terlihat lagi.
Sistem Yang Memberiku Keadilan - undefined novels & stories
Aria Salvatore
Ketika aku kembali ke Keluarga Virera sebagai anak perempuan mereka yang telah lama hilang, aku malah mengenakan pakaian bekas adik angkatku, dan sopir keluarga hanya datang untuk menjemputnya. Namun, mereka justru merasa bersalah terhadap anak perempuan yang telah mereka besarkan selama ketidakhadiranku. Jadi, ketika pemerintah meluncurkan Sistem Perlakuan Adil, mereka mendaftarkan seluruh keluarga sebelum aku sempat menyadarinya. Ayahku menghela napas lega. "Sistem ini akan menegakkan keadilan yang tidak bisa diganggu gugat, dan Bianca tidak akan pernah menderita lagi." Ibu menggenggam tanganku, suaranya tidak memberi ruang untuk bantahan. "Kau kembali ke rumah ini dan mencuri semua yang sudah menjadi miliknya. Itu tidak adil buat Bianca." Kakakku bahkan tidak berusaha menyembunyikan rasa jijiknya. "Aku hanya mengakui satu adik. Kau sudah mendapatkan lebih dari yang pantas kau terima. Jangan coba-coba berulah." Aku menyantap makanan sisa, sementara dia memiliki koki pribadi. Aku berkeringat tinggal di dalam gudang, sementara dia tidur di kamar yang dirancang khusus. Aku hampir tertawa. Ketika Sistem tersebut mulai beroperasi, justru merekalah yang hancur berantakan.
Suami Memaksaku Mengakui Kembar Tiga yang Bukan Anakku! - undefined novels & stories
Biru
Suamiku membawa pulang anak kembar tiga dan bersikeras menyebut mereka sebagai anak kandungku. Aku bergegas melakukan tes DNA di malam itu juga untuk membuktikan bahwa ketiga anak tersebut tidak memiliki hubungan darah denganku dan suamiku. Suamiku berulang kali menamparku, menyebutku jalang, lalu memaksaku untuk bercerai dan pergi tanpa membawa apa pun. Aku sangat marah dan mengadu kepada sahabatku. Ketika sahabatku melihat ketiga anak tersebut, dia mengambil pisau buah dari meja dan menggores wajahku. "Kalau kamu berani bilang mereka bukan anakmu lagi, pisau ini akan menyayat lehermu lain kali!" Hatiku terasa sangat pedih. Aku membeli tiket dan langsung pulang ke kampung halamanku di malam itu juga. Aku menangis dan mengeluh kepada orang tuaku. Selesai mendengarkan, orang tuaku mengambil cangkul dan memukulku sampai mati. Sampai ajal menjemput, aku masih tidak mengerti mengapa semua orang memaksaku untuk mengakui ketiga anak yang tidak diketahui asal-usulnya itu. Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana suamiku membawa pulang ketiga anak itu.
Kakakku Membuangku Demi Adik Palsunya - undefined novels & stories
Gaston
Di kehidupan sebelumnya, aku dibawa kembali ke Keluarga Shafron. Demi seorang putri angkat, kakak kandungku memfitnahku, menuduhku membuat penyakitnya kambuh. Orang tua kandungku percaya dan mengusirku dari rumah. Tak lama kemudian, aku mati karena sakit di pinggar jalan. Saat terbangun lagi, aku kembali ke hari di mana diriku dijemput oleh Keluarga Shafron. Michael menghalangi jalan orang tua, menunjukku dan berkata, “Ayah, Ibu, dia bukan adikku!” Pasangan suami istri itu menatapku dengan rasa kecewa, lalu berbalik dan pergi. Aku berdiri di tempat, tak mengeluarkan liontin giok yang bisa membuktikan identitasku, lalu diam-diam berjalan kembali ke panti asuhan. Dua puluh tahun kemudian, aku telah menjadi salah satu ahli penyakit dalam terkemuka di dalam negeri. Pria yang duduk di hadapanku menyodorkan rekam medis dengan suara gemetar, “Dokter, kumohon tolong selamatkan adikku.” Saat melihat nama di berkas itu, gerakanku pun terhenti. Pandanganku tertuju pada wajah yang tampak lesu dan kusam itu. Setelah menatapnya agak lama, barulah aku berpaling ke arah pria itu dan berkata, “Aku nggak menerima pasien ini.”
PREV
12
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status