Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Senyum misterius terpatri di wajah Agam saat Rinjani sudah keluar dari pintu kedai. “Kok nggak dikejar, Gam?” “Buat apa,” sahutnya tak acuh. Veren memasang wajah terkejut yang terkesan berlebihan. Matanya membulat dan mulutnya terbuka, menatap tidak percaya pada lelaki di hadapannya. “Serius? Cuma segitu perjuangannya? Masa sih, cewek kaya Rinjani bisa bikin seorang playboy seperti Agam menyerah? Wow, amazing!”
109.7K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as agam senyum
Read
+Library
Aphrodite

Aphrodite

ucap Agam Namun memang dari rautnya agam terlihat serius, Karina saja salah tingkah karna ucapan Agam, ayolah siapa yang tidak salah tingkah jika berhadapan dengan manusia seperti Agam. "heh bocah lo liat temen lo! dia manggil gue sama agam kakak lah lo?! manggil om" ucap Samuel. "aku mau panggil om Dipta sama om Agam kakak, tapi untuk manusia yang telinganya lemes aku tetap panggil om" "heh bocah lo kena pelet Agam apa gimana?!" "iya kena pelet kak Agam! pelet kak Agam kan premium, lah pelet om apaan pelet kw" ucap Karina
102.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as agam senyum
Read
+Library
Balasan untuk Suami Hidung Belang

Balasan untuk Suami Hidung Belang

Mengalum simfoni yang indah menelisik ke telinga. Inggit memejamkan kedua matanya, saat Agam mulai memajukan bibirnya untuk saling bersentuh. Menjelajah. Clepak! Inggit menampar pipi Agam dengan sekuat tenaga. “No! Jangan kurang ajar Gam!” “So-sorry Nggit. Aku terbawa suasana.” “Suasana apa?” “Suasana ... suasa—“ “Suasana mesum?”
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 396 Times as agam senyum
Read
+Library
Kadrun

Kadrun

celetuk Agam tertawa. “Selera orang itu memang tergantung pandangan mata, Gam.” balas Brewok datar disambut tawa yang lain. “Pantat lah kau, Wok!” sahut Agam kesal. Tawa mereka pun melebur dan berlanjut ke ruang karaoke.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as agam senyum
Read
+Library
Penyesalan tanpa Akhir

Penyesalan tanpa Akhir

Jawaban Anjali membuat bibir mama Agam tertarik merekah menciptakan senyuman manis dengan cekungan kecil di kedua pipinya. Tanpa mereka sadari, Agam lah yang paling bahagia. Sampai dia tidak bisa menahan senyumnya begitu Anjali akan lebih lama bersamanya. "Terimakasih, Anjali," kata Agam pelan sehingga hanya Anjali lah yang mampu mendengarnya. "Untuk apa?" Anjali balas berbisik. Kepalanya menoleh menatap wajah Agam yang juga tengah menatapnya.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 280 Times as agam senyum
Read
+Library
Senyum Bahagia Maharani

Senyum Bahagia Maharani

Nama saya “ Saraswati Maharani, saya dari Temanggung” Cukup! Dua kalimat saja yang aku keluarkan tidak banyak. Takut nanti otaknya hilang kalau kelamaan. Tarik nafas lagi…..ambil dan….. keluarkan yzng pasti tidak dikeluarkan dari belakang dong ya… Tentunya ku sisipi senyum termans yang bisa kupersembahkan. Senyum itu adalah senyum termanis sepanjang masa. Hahaha Howeeek muntah mungkin mereka seisi ruangan kalau denger hehee.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as agam senyum
Read
+Library
Gadis Bucin Incaran Presdir Dingin

Gadis Bucin Incaran Presdir Dingin

suara lirih itu membuat Agam terkejut dan mulai menghampiri Dika. "Ada apa?" Siapa sangka Dika malah tersenyum melihatnya. Seketika rasa khawatir Agam menguap. Ada apa? "Kamu kenapa?" "Tadi Pak Agam senyum." Agam tersadar dan menatap Dika tidak percaya. Pria itu memanggilnya hanya untuk membicarakan hal ini? Agam tahu jika ia memang jarang tersenyum, bahkan Dika memberikan julukan tersendiri pada senyumnya, yaitu senyuman mahal.
10109.3K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as agam senyum
Read
+Library
Kutukan Perjaka Tua

Kutukan Perjaka Tua

Agam berkata seolah kepada dirinya sendiri. "Emangnya kamu belum pernah lihat?" Pemuda itu menggeleng. "Padahal gue pengen tau dia sehebat apa." "Hebat dong pastinya." Aku tersenyum sinis. "Buktinya bisa bikin kamu sama Acha jarang ketemuan." Agam mengumpat di antara tawanya yang memburai. "Lo bener juga." Setelah merasa tidak ada yang perlu dibicarakan, aku pamit pulang. Ketika aku baru saja berdiri dan hendak melangkah pergi, Agam tiba-tiba memanggil. Dia tersenyum.
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 762 Times as agam senyum
Read
+Library
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

ucap Agam sambil tersenyum misterius. "Be-beneran, Gam? Tempatnya aman kan? Soalnya gue lagi males dapet tempat yang pelayanannya murahan," sahut Fandi santai. "Aman! Nanti gue suruh asisten terbaik gue buat melayani lo semalaman sampai lo lupa sama penatnya proyek ibukota!" Agam terkekeh pelan, meluncurkan umpan lendir baru tanpa tahu bahwa Fandi juga memiliki benang merah masa lalu dengan wanita di Selatan.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as agam senyum
Read
+Library
DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

Ucap remaja itu saat Agam mendekat. (Gimana? Lancar di jalan?) "Alhamdulillah, Den." Ucap Agam tersenyum setelah remaja itu bersalaman. "Iki koncoku, Farel jeneng'e." (Alhamdulilah, Den.) (Ini temenku, namanya Farel.) Farel yang disebut namanya mendekat dan tersenyum membungkuk rendah, remaja itu mengulurkan tangan dan bersalaman sembari tersenyum.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as agam senyum
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status