Bodyguard sang Pewaris Cantik
“Bukan tidak bisa, Mau. Tapi belum bisa. Aku tahu ini sulit, tapi kamu memang harus belajar untuk menerimanya. Kamu boleh, marah, kecewa, sedih. Tapi kamu harus tetap memikirkan kesehatan kamu, Maura. Kamu sendiri yang akan rugi, Jevan tidak. “
Maura tak menanggapi perkataan sahabatnya itu, dia justru semakin tak menemukan nafsu makannya. Maura menggeser makanan di depannya. Gadis itu kemudian melipat kedua tangannya diatas meja, dan menenggelamkan wajahnya pada lipatan tangannya itu. Kepalanya berat, karna menangis semalaman.
“Maura, aku tinggal dulu ya. Aku lupa, ada pekerjaan yang harus aku selesaikan pagi ini, tidak apa-apa kan?”
Hot Chapters