Sang Menantu Perkasa
"Huh, aku benar-benar tidak salah. Bagus sekali."
Disa menatap Arjuna, lalu menatap ke depan, bingung sekaligus heran.
Bukankah itu hanya bambu emas biasa? Selain itu, hanya sepotong kecil. Bambu emas tidak bisa dimakan, apa yang perlu disenangi? Dilihat dari ekspresi Arjuna, tampaknya bukanlah kebahagiaan biasa.
"Tuan, ternyata kamu menyukai bambu. Kalau kamu suka, setelah lukamu sembuh, aku akan menemanimu keluar untuk melihatnya."
Hot Chapters