Ketika Ibu Ingin Menikah Lagi
Biasanya aku menelepon hendak mengabari Ibu masuk angin saja sering ditolak atau tak mau mengangkat.
"Laras, bagaimana? Apakah Ibu sudah berubah pikiran?" tanya Mas Bagus ingin tahu. Aku jadi penasaran, bagaimana reaksinya jika kukabari sesuatu. Bukankah rencana Ibu ini juga ada hubungannya dengan dia?
"Ibu sepertinya sudah mantab untuk menikah, Mas. Tadi pagi Ibu mengumpulkan KTP, KK juga, sepertinya itu untuk berkas pendaftaran pernikahan," jawabku berhati-hati.