Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

Di tangannya terdapat secangkir kopi hitam yang aroma pahitnya langsung menguar hangat di udara dingin malam. “Kopi khusus Jackpot Pack,” katanya pelan sambil menyodorkannya padaku. “Baru selesai dipanggang tiga hari lalu.” Aku menerima cangkir itu perlahan. Aromanya pekat dengan sedikit sentuhan rempah hutan. Hangat dan menenangkan. Aku menyesap sedikit dan membiarkan cairan pahit itu turun ke tenggorokan. Zena menatapku beberapa saat sebelum akhirnya berkata, “Anda ragu.”
628 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

terang Leo. “Ya, udah putus sama Andin hampir enam bulan lalu,” jawab Akira seraya menyesap espresso-nya. Memang kopi pilihan kedai Morning Mist ini memiliki kualitas terbaik. “Kopi apa ini Leo, kok enak banget sih?”Akira terdistraksi dengan rasa kopi dan harumnya yang benar-benar menggugah indra penciumannya. “Oh, ini kopi Flores Bajawa. Gue dapet satu supplier yang oke banget. Mereka juga sudah mulai ekspor ke beberapa negara.” ujar Leo bangga.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
Suamiku Lupa Privasi Story WhatsApp

Suamiku Lupa Privasi Story WhatsApp

Mungkin, karena aku memiliki muka yang baby face. "Iya, Arya. Si Detektif ugal-ugalan," ucapku memanyunkan bibir ke kiri dan kanan. Bola mata berputar, ekspresi malas. Dia tergelak dengan gayaku saat berucap. "Kopi spesial tanpa telor datang, uhuuu." "Bikin kopi, setahun. Lama amet." "Ih, mbak komen bae, kaya netizen. Tadi bubuk kopinya abis, jadi Aku beli dulu di warung Lik Inah."
10131.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

“Aku ingin wiski.” Julya berpikir sejenak. Dia agak kebingungan padahal dia sudah menyiapkan tiga jenis minuman sekaligus. “Hm, maaf Tuan, bagaimana kalau kopi. Aku punya kenalan pengusaha coffe shop dekat sini. Arabika dan robustanya terbaik di Rusia.”
9.938.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 920 kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak kuasa menahan senyumannya. “Jenis kopinya yaitu arabika, librika, robusta, excelsa.” Ujar Haru lagi dia menoleh melihat Kirei yang berada di samping atasannya dengan menyunggingkan senyum. Kirei mendengus kesal mendengar kata asing baginya dia menatap kesal Haru tapi langsung merubah ekspresi menjadi senyuman saat menatap atasannya dan berkata.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

Seorang pramusaji kapal menawarkan aneka snack dan minuman. "Kopi hitam dua. Satu dengan gula, satu tanpa gula," kataku. Aricha menoleh ketika mendengar aku memesan dua gelas kopi hitam. "Masih minum kopi pahit kan?" tanyaku. Ia mengangguk. "Masih suka pakai kalung tasbih dan gelang Kokka juga?" tanyaku lagi. Ia meringis. Aricha sangat menyukai kopi, selain aromanya yang enak alasan lainnya karena pesan gurunya.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai arah kopi
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Baca Semua Ulasan
Pemikat Hati Sang CEO

Pemikat Hati Sang CEO

Percikan air hujan membasahi jalan setapak menuju sebuah cafe bergaya klasik. Aroma kopi menguar dari dalam cafe, menajdi pemikat bagi pecinta kopi untuk singgah dan mengecap kenikmatan dari kopi racikan sang barista. Ketika kalian menyesap pahitnya kopi yang dihidangkan barista yang bernama Keysa, kalian akan terpedaya dan sulit untuk melupakan rasa yang Keysa berikan. Secangkir kopi yang Keysa hidangkan akan membuat kalian terbawa ke dalam jerat swarnadwipa milik Keysa.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

Pertanyaan Aya terdengar seperti perintah bagi Saka. Tangan yang biasa memegang belati dari dulu itu, kini sekuat tenaga memegang cangkir kopi di depannya. Mana minumannya imut-imut dengan hiasan gambar lope-lope. Aya pun sama, ia mengangkat secangkir white coffe dan terpaksa menenggaknya seteguk. Aya telan sekuat tenaga, kalau nggak gengsi dan malu sama Saka sudah dia sembur ke langit. Terus Saka gimana? Manusia harimau itu menahan napas ketika aroma kopi terhirup sangat kuat sampai ke ubun-ubunnya.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
MENDADAK MILIARDER DENGAN SISTEM MAFIA TERKUAT

MENDADAK MILIARDER DENGAN SISTEM MAFIA TERKUAT

Ia melambaikan tangan kanannya di waktu bersamaan. "Apa yang sedang kamu lakukan di sini?" tanya Arsenio basa-basi. "Ouh, aku sedang membeli kopi. Apa kau mau kopi juga?" tawar Anindira yang langsung mendapat anggukan kepala dari Arsenio. "Baiklah. Aku akan pesankan untukmu. Apa kopi favoritmu?" "Cappucino, dengan sedikit es." "Baiklah. Kau tunggu sebentar."
9.521.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai arah kopi
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Titik Balik Author
Novel ini, telah tamat. Terima kasih untuk kalian para readers yg setia baca cerita ini......aku sangat berterima kasih pada kalian semua...semoga kalian terhibur dengan cerita ini. terima kasih banyak...
Iin Romita
Arsenio ... Aku teerlope-lope Sama kekuatan supranatural kamu,, eh, kekuatan Sistem mafia terkuat mu,, Andaikan ada didunia nyata... oh ya, titip salam sama di Elisha, ntar ku kasih Permen kaki, nyebelin banget jadi human, tak tahu Budiman. andai Budi tinggalnya satu RT sama aku,Mangat thur
Baca Semua Ulasan
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

Kara melihat langit yang berbeda dari terakhir kali ia melihatnya. Kara melangkah menyeret koper kecil yang di packing sembarang oleh Nadine menuju Coffee Shop tempat pertama ia dan Bagas bertemu. Ia berdiri di depan bar memesan es caramel machiato extra whipped cream kesukaannya. "Decaf please," tukas Kara yang baru tahu jika ia bisa mengkonsumsi kopi decaf alih-alih menghilangkan kebiasaan mengopi nya.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai arah kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status