Istri Paksa Sang CEO Posesif
“Hmm… kalau gitu, sebagai kompensasi moral, lo traktir gue kopi. Kopi mahal, bukan kopi mesin markas.”
Raven tak tahan tertawa lagi. “Kopi lagi, kopi lagi.”
“Ya ampun, biarin dong,” kata Rian dengan gaya lebay. “Kopi tuh penyelamat jiwa gue dari semua kekacauan kalian berdua.”
Arkana menepuk bahunya sambil tersenyum. “Oke, kopi hitam kayak biasa?”
“Hitam dan pahit,” jawab Rian mantap. “Kayak hidup lo, tapi penuh arti.”
Hot Chapters