Aku Tak Bodoh
Pa-nas!
"Eh eh, sampai lupa disuruh masuk. Masuk dulu, Pak bos! Fir, masa' tamu penting dianggurin diluar sih. Selain banyak mata-mata jahil, apa lu nggak kecium bau-bau daging kebakar? Kebakar api—api cerumbu! Ya ... ya, api cerumbu! Ups." Tak perlu lulusan luar negeri, lulusan luar dalam seperti Arimbi pun tak perlu aba-aba untuk hal-hal absurd seperti ini. Ia langsung tanggap dan lihai dalam mengeksekusi bibirnya. Aku lekas menutup mulut, takut ngakak yang berlebihan.
Setelah bertingkah menyebalkan versi Mas Bima dan Mbak Yana, Arimbi dan aku membuka jalan agar Pak bos tampan bisa masuk ke dalam rumah.
Hot Chapters