PEMBALASAN DEWA MAUT
Aura yang terpancar darinya bukanlah kekuatan mentah atau amarah yang membakar, melainkan ketenangan mutlak —ketenangan sebuah samudra yang paling dalam, atau keheningan di antara bintang-bintang.
Saat itulah getaran itu datang lagi. Nada rendah dan berat yang sama, mengguncang fondasi kristal dimensi itu.
Langit yang tadinya perak cemerlang mulai memerah, diresapi warna api dan amarah.
Dari kejauhan, sesosok raksasa yang terbuat dari obsidian dan lava bangkit dari tidurnya yang singkat, bayangannya yang kolosal kembali menutupi cakrawala. Prahasta.
Hot Chapters