Bukan Cinta Buta
“Mama ganggu ya?”
Juna menggeleng, “Eh, Ma, biskita bicara berdua saja?”
“Mama sama kamu? Atau ….”
“Mama!” jawab Juna. “Dan, Sayang, kamu masuk ke rumah duluan ya.”
“Iya, Mas.” Tami menuruti perintah suaminya dan segera menuju meja makan. Makanan sudah siap, tampak lezat dan menggugah selera. Dia duduk di meja, menutup wajahnya sendiri menggunakan tangan lalu menghela napas panjang. Bukan maksud Tami ingin mempermalukan Juna, malah sebaliknya, dia tak mau suaminya itu merasa dipermainkan. Sebab, entah bagaimana Tami sekarang malah merasa jika dia tengah dalam kondisi tidak baik-baik saja. Perasaannya. Gundah gulana.
인기 회차