My Game Boyfriend
“Ini adalah catatan tantangan permainan yang dulu kau buat untuk Arthur. Halaman-halamannya penuh coretan, tanda silang, dan tanda centang yang saling bersahutan. Lihatlah… di halaman terakhir, kau pernah menulis: ‘Pemenang akan menjadi pemimpin permainan selanjutnya’. Dan sekarang, lihatlah kita semua. Permainan selanjutnya telah dimulai, dan kita semua adalah bagian di dalamnya.”
Melati menerima buku itu dengan tangan gemetar. Ia membuka halaman demi halaman, melihat tulisan tangannya sendiri yang dulu penuh emosi dan tantangan, serta tulisan Arthur yang merespons dengan canda dan keberanian. Air mata menetes kembali, namun kali ini disertai senyum yang paling tulus yang pernah ia berikan.