Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

"Aku lebih rela kalau aku yang mati. Kamu begitu baik dan lembut, kamu pantas mendapatkan yang lebih baik…" Air mata yang jatuh di atas kotak abu jenazahku makin banyak. Eliza berhenti berjalan. Dia seperti anak yang terluka dan tidak tahu harus pulang ke mana. Setelah diselamatkan dari kegelapan, dia justru kembali ditinggalkan. Sekarang, Eliza berdiri di persimpangan jalan dan kehilangan arah. Aku berdiri di samping Eliza, berulang kali membelai rambutnya.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

000 li. Setelah menembus level kesepuluh dari Teknik Rahasia Pemurnian Jiwa Murni Ungu, Chu Jianqiu menemukan bahwa dia memiliki kesempatan lain untuk membagi jiwanya. Tanpa ragu-ragu, Chu Jianqiu segera mulai menggunakan Teknik Pemisahan Jiwa.
1039.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

--- ### **Komunikasi dengan "Gema yang Hilang" Di pusat organ pipa, Jihan mulai masuk ke dalam kondisi trans. Ia tidak lagi melihat dinding biara atau pertempuran di depannya. Pikirannya tersambung ke dalam sistem "Konduktor Nol". Di sana, ia bertemu dengan kesadaran raksasa yang menyebut dirinya "Gema yang Hilang".
909 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Kesesuaian Jiwa

Kesesuaian Jiwa

“Aku menghafalnya tak pernah sampai selesai. Rabbighfirlii.. Waliwaalidayya.. Warhamhuma.. Sampai di situ aku berhenti. Lalu mengulanginya lagi dari awal. Sampai Pak Zen mendapatiku seperti kesulitan, kemudian beliau menimpali hafalanku, ‘Kamaa rabbayaani shaghiiraa’. Tapi aku tak menghiraukan beliau. Aku tetap menghafal sampai Warhamhuma, lalu ditimpali lagi sama beliau. Itu berulang sampai tiga kali. Kemudian aku mengumpulkan segenap keberanianku lalu mengatakan, ‘Pak Zen, aku tak mau menghafal do’a ini’. Sayang, kamu tahu mengapa aku tak mau menghafalnya?” Aku masih membelai rambut Reny. Sesekali mengecup kepalanya. Seketika bau wangi yang khas menyusuri rongga hidungku. Dan ternyata buka
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
DUNIAKU YANG HILANG

DUNIAKU YANG HILANG

Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari, demi bulan apabila mengiringinya, demi siang apabila menampakkannya, demi malam apabila menutupinya, demi langit serta pembinaannya, demi bumi serta penghamparannya, demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaan-nya, sungguh beruntung orang yang mensucikannya, dan sungguh merugi orang yang mengotorinya (jiwa itu). Savanna memejamkan kedua matanya, meresapi makna bacaan itu. Merembes tetesan air mata, merasa banyak kesalahan dan dosa. Beruntungnya yang akan menjadi istrimu Kakak, aku memang tak pantas untukmu. Seandainya Allah menjodohkan kita, aku akan mengabdi padamu hingga akhir hidupku. Menghabi
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

jelas Pak Lebe. Arga membuka halaman pertamanya, dan matanya langsung menatap satu kalimat yang ditulis dengan tinta yang sudah mengering: > “Barang siapa yang melintasi lima batas, maka ia bukan lagi sepenuhnya manusia. Tapi jika ingin kembali, harus mengorbankan satu dari tiga: jiwa, nama, atau kenangan.” Ningsih menggenggam tangan Arga. > “Kita bakal siapin semuanya. Tapi kita juga harus sadar… bisa jadi yang balik nanti bukan kita yang sekarang.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Sebagian besar pulang seperti terong beku — letih, patah semangat, dan kehilangan keyakinan. Sura melangkah ke dalam susunan berwarna kuning yang bertuliskan “Sepuluh Kali Lipat.” Ia menempatkan Batu Roh di tengah formasi. Seketika, cahaya keemasan berputar mengelilinginya dan menelan tubuhnya dalam pusaran energi. Dalam sekejap, sosoknya memudar dan lenyap dari aula.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

Tulisan kedua muncul, lebih kecil, seperti catatan samping: “Jika jiwanya hancur, kedua liontin masuk ke fase tak terkendali.” Liora merasakan bulu kuduknya berdiri. “Harris! Sera…” Harris menatap tulisan itu tanpa berkedip, suaranya rendah, datar, dan dingin. “Mereka tidak butuh tubuhnya. Mereka butuh jiwa yang bisa dijadikan pintu sebagai ‘penghubung’.”
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Reincarnator From The Past

Reincarnator From The Past

Asahi merasakan kekuatan Beelzebub yang luar biasa sedang bekerja melalui dirinya, menghisap setiap jejak energi sihir yang tersisa. “Ada ap aini …!!” kejut Haru. Kemudian saat di turunkan semua kepingan jiwa itu, satu per satu mendekati tubuh nya sendiri. Namun ketika ingin di kembalikan beberapa kepingan jiwa itu ada yang hancur dan tubuh aslinya menghilang bagaikan debu. [“Resikonya terlalu besar …”] Kemudian gadis itu mendekat kearah Asahi sambil mengatakan sesuatu, “Master, tidak semua kepingan jiwa bisa Kembali … system dunia ini berbeda dan saling bertolak belakang …”
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: FRAGMENTASI MEMORI - LOKASI TAK BISA DITENTUKAN STATUS WAKTU: NON-REALTIME - WAKTU RETAK, SALING TUMBUK Adrian membuka matanya dan mendapati dirinya melayang di antara potongan-potongan narasi. Kalimat-kalimat terbelah, adegan-adegan terdangkal, dan karakter-karakter alternatif berhamburan di udara seperti kaca pecah. Ia telah melangkah ke Bab 41, tempat yang bahkan Narator pun tak bisa menjangkau.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai belahan jiwa yang hilang bab 10
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status