Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanara

Wanara

jawab Ki Ageng lirih Dengan demikian, Burma segera berpaling ke arah Wanara. Lalu, ia berkata, "Maaf, Raden ...." "Jangan panggil aku Raden!" potong Wanara. "Panggil saja aku Wanara!" pintanya menambahkan. "Baik, Wanara," kata Burma. Setelah itu, ia langsung bertanya kepada Wanara, "Kapan sekiranya kami membuat senjata-senjata untuk para pasukan padepokan ini?"
1050.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai berandalan
Tampilkan Ulasan (99)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA. Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jangan lupa mampir y. T'Kasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
LELAKI CADANGAN

LELAKI CADANGAN

KRAK Satu buah tendangan Alex berhasil membuat lelaki di depannya terhempas ke lemari di ujung kamar hingga membuat lapisan kaca itu retak seketika. "Nyonya, ayo pulang!" Ucap Alex sambil membopong Luna. "Kau akan menyesal telah merusakkan rencanaku!" Ucap si lelaki itu kepada Alex. "Katakan itu sekali lagi dan kau tidak akan keluar dari sini dengan selamat!" Jawab Alex sambil membopong Luna karena wanita itu sudah sangat lemah. Di floor utama, Alex melewatinya begitu saja sambil membopong Luna, Ini rupanya cukup menarik perhatian sehingga ada beberapa orang yang mengabadikan momen ini dengan kamera ponselnya secara diam-diam.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
Safir dan Delapan Berandal

Safir dan Delapan Berandal

Safir menatap Sam penuh tanya. Kepala Sam mengangguk, dan terkekeh melihat ekspresi cewek di hadapannya. "Eight. Cowok berandal SMA Nuansa Jaya," ucapnya lalu menopang dagunya dengan sebelah tangan. "Lo murid baru, wajar gak tahu sama kami." Safir jadi meneguk ludahnya susah payah saat mendengar kata 'berandal' yang terucap jelas dari mulut Sam. Mengapa bisa, kepindahannya ke SMA umum ini malah seperti petaka?
10431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

" Iya, kak Adel bilang ' Aku mau tampil habis ini', terus sama kak Bara dibales 'semoga sukses ya, semangat' apakah itu tidak menunjukkan kalau mereka itu pacaran? " " Ya ngga tau kan itu urusan mereka. " " Gw kira Lo tau, soalnya kak Bara juga deketin si Hima. " " Hima temen kelas kita?" " Iyalah, Hima yang mana lagi emang." *** " Mbak?" " Mbak Rinda?" Hampir saja jantungku copot, tanpa aba-aba tiba-tiba pak Andi menginjak rem secara mendadak dan membuyarkan lamunanku.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
Rahasia Majikanku

Rahasia Majikanku

Bersambung Bersambung
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 706 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Alana berkata dengan nada sedikit sedih “Lalu?” tanya ayah dan bunda secara bersamaan “Ini sebenarnya yang penasaran ayah atau bunda?” tanya Alana dengan rasa heran “Dua-duanya” jawab ayah dan bunda serentak “Baiklah. Jadi, waktu itu Angga mengajak Alana berlari di waktu senja dan tepat di Titik Nol Kilometer Yogyakarta Alana sama Angga berhenti. Angga berkata tentang perasan sukanya padaku saat lampu merah menyala dan aku harus memberinya jawaban ketika lampu hijau menyala, itu hanya berselang 5 detik. 2 detik Alana habiskan untuk tertawa karena cara Angga yang seperti itu sangat unik dan lucu. 2 detik selanjutnya untuk berpikir, dan 1 detim terakhir untuk memberi jawaban” terang Alana
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

lirikan mata diberikan oleh Brenda kepada Adrina, membuat wanita itu merasa tidak nyaman. "Aku baca di internet, kalau Sudi Mampir itu luas, ada Jembatannya juga yang dari atas sana kita bisa liat orang-orang memakai alat transportasi air bernama Jukung, kalian tenang aja, kita ga mesti bersamaa saat sudah ke pasar nanti, kalau Kak Brenda mau keliling sama Kak Dathan, ya silakan. Aku nanti mau ke jembatan itu, kayaknya seru."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Diratukan CEO Tampan

Dikhianati Tunangan, Diratukan CEO Tampan

tanya Andri, matanya menatap Arkan begitu intens membuat Arkan sedikit ketakutan karenanya. "Tadi aku lagi balapan mobilan, Dek. Terus, si bee masuk ke kamar mandi, nah pas mau aku ambil eh, aku salah neken tombolnya. Terus, gak sengaja akhirnya ke injek dan brugh ... jatuh deh aku, kena bathub," jelas Arkan. Andri memijat pelan pelipisnya, "Astagfirullah, Mas! Tobat aku jadi istrimu, masya allah banget ya Allah," ucap Andri seraya mengelus dadanya.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Tapi tetap salah Roney karena telah membawa Elang menuju kamuflase kambing congek. "Salah lo sendiri gak bawa buntut" timpal Roney sambil menjulurkan lidahnya. Buntut yang di maksud Roney bukanlah ekor panjang yang biasanya tumbuh di bokong hewan yang sering bergelantungan dan doyan pisang. Maksud Roney adalah Rere. "Oy! Lo yang ngawur bangke. Ngajakin nge-mall pas malem jumat! Berasa jadi babi keluyuran gue"
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Plakkk Sebuah tamparan diberikan Izzah pada sik iparnya itu. "Lancang sekali mulutmu! Kamu itu masih kecil, jangan kurang ajar sama orang yang lebih tua! Jaga sikapmu!" Izzah sudah tak kuasa lagi menahan emosinya. "Hey, Izzah...kamu berani ya menamparku? Keluargaku saja tak ada yang berani melakukannya!" Ternyata Vena berani menjawab ucapan Izzah, gadis muda yang telah salah didikan sejak kecil itu memang sudah bebal.
30.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 799 kali sebagai berandalan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status