Bos, Kita Masih di Kantor!
Matanya melebar, menatap deretan angka yang tertera di sana.
Ia mengerjap beberapa kali, mengucek matanya, memastikan ia tidak sedang berhalusinasi. Namun angka itu tidak berubah. Sebuah nominal yang luar biasa besar telah masuk ke rekeningnya. Dan di kolom keterangan transfer, tertera nama pengirim yang membuat darah Lara terasa membeku: Damian Atmadja.
"Apa-apaan ini..." bisik Lara dengan suara parau.
Tiba-tiba, sebuah notifikasi panggilan telepon masuk. Nama "Ibu" berkedip di layar. Jantung Lara berdegup kencang saat ia menekan tombol terima.