Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendapatkan Hati Suamiku

Mendapatkan Hati Suamiku

Lalu ia pun menemukan sebuah struk belanja dari salah satu cafe. “Mungkin saja orang-orang di cafe ini bisa membantuku,” pikirnya. Ia pun segera menghidupkan mesin mobilnya dan bergegas menuju cafe. *** Untung saja cafe itu masih buka, karena khusus hari ini cafe itu buka selama 24 jam. Cafe itu cukup ramai dan Yudha segera mencari waiters atau barista di sana untuk menanyakan tentang Malik dan Anita. “Ada yang bisa saya bantu Kak?” tanya salah satu barista.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Alan memeriksa ponselnya lalu menatap kearahku, “temanku sudah menunggu. Aku akan mengantarmu sampai rumah.” Jadi dia mengajakku kesini hanya untuk bertanya pekerjaanku dan meminta nomor ponselku? Astaga! Keesokan harinya. Karena kehidupanku biasa-biasa saja, untuk hari ini aku berniat untuk mendatangi sebuah kafe yang melegenda dengan salah satu menu andalan mereka yaitu Black Meal dan Cheese Fried Chicken. Kafe Mandellin, namanya. Kafe tersebut bisa ditempuh dengan waktu 10 menit dari kafeku.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
Dosa Termanisku

Dosa Termanisku

ucapnya serius, matanya benar-benar ingin melahap monitor di depannya. Aku mendesis dan beranjak. "Mau kopi lagi? Sekalian aku mau ke toilet." tawarku untuknya. "Kopi hitam less sugar!" Aku berdehem seraya keluar dari kantor dengan malas. Di cafe masih terlihat ramai dengan karyawan yang lembur sampai jam delapan lebih. "Kak, kopi hitam less sugar buat Coki! Aku ke toilet bentar." ucapku kepada Barista. Ia mengangguk pelan. "Bayar!"
1096.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai break time cafe
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
ꪑ ꪊ ᡶ ỉ
Kok aku jadi curiga sama Dito yaa. Dia malah suruh Anna nemuin mamahnya yg lagi sakit jantung, pemicu kemarahan mamahnya Dito kan Anna, ya pasti kumat lagi kah jantungnya. Jadi kaya sengaja gitu Dito supaya mamahnya kolaps terus meninggal terus udah deh ga ada yg jadi penghalang restu hubungan.
Sukmawati Dewi
Pak Ardi dan Anna adalah dua manusia yang terjebak dalam waktu yang salah dengan perasaan yang jujur. Perjuangan mereka tidak mudah bahkan harus berdarah-darah demi menjaga perasaan. Tidak ada seorang pun yang berhak menilai keputusan dan kehidupan yang dijalani karena itu sepenuhnya hak mereka.
Baca Semua Ulasan
Hukuman untuk Sang Dewi Tercantik

Hukuman untuk Sang Dewi Tercantik

Seiring dengan terujarnya pertanyaan dari bibirku, saat lawan bicaraku akan mengucapkan sejumlah patah kata, bel di ruang cafetaria berbunyi, "TLING..LING..LING.." Bel tersebut menandakan jika waktu istirahat bagi seluruh karyawan dan petinggi perusahaan telah usai. Maka dari itu, tanpa menunggu Jacob, aku terlebih dahulu mengangkat nampan berisikan dua piring yang sudah kosong dan hanya tersisa remah dari roti sandwich serta kentang goreng. Dengan tenang, aku mengembalikan nampan berisikan piring dan gelas kotor kepada petugas cafetaria. end of pov
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
The Magic Of Friddenlux

The Magic Of Friddenlux

The Magic of Friddenlux Episode 4 Dicari pelayan paruh waktu, shift sore dari jam 3 sore hingga jam 11 malam. Laki-laki/perempuan. Dibutuhkan 2 orang. Gaji menjanjikan. -Nail's Cafe and Coffe- Langkah Audrey terhenti di sebuah papan pengumuman yang ada di depan kafe. Kalau ia mendaftar sebagai pelayan disini, tidak akan menganggu jam belajarnya.
9.926.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Dengan langkah sedikit tahu Zaki memasuki cafe, suasana sudah begitu sepi, hanya ada satu meja yang diisi oleh dua pelanggan yang tengah berbincang-bincang serius. "Selamat datang, apa ada yang bisa kami bantu, Pak?" Seorang pelayan pria datang menghampiri. "Jam berapa cafe ini tutup?" "Jam sebelas sepuluh, Pak." "Saya ke mari mau jemput istri saya Nadin. Katanya dia pulang jam sembilan?" "Oh iya, kalau Mbak Nadin pulangnya memang jam sembilan, karena biasanya menu masakannya jam segitu sudah habis, Pak. Tunggu saja, sebentar lagi dia turun."
9.8146.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
Kaya Setelah Diusir Mertua

Kaya Setelah Diusir Mertua

Elkan membantu melepaskan sabuk pengaman Seruni, lalu mengajakmya turun. Cafe yang memang buka dari pukul tujuh pagi hingga jam dua belas malam iitu masih sepi pengunjung. Hanya ada dua orang pengunjung yang sedang sarapan. Elkan memilih duduk di kursi luar ruangan yang berada di sekitar taman. Ia ingin sarapan sambil memandang kehijauan. "Mau pesan apa? Kamu harus makan cukup. Perjalanan kita masih sangat panjang!"
9.8737.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.9K kali sebagai break time cafe
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
hajar jameela
sudah baca hampir tamat, tapi oleh masalah bab terkunci tak boleh dibuka. saya ingat ada masalah pada good novel. jadi restart baru hingga novel ini terulang seperti sebelum baca. saya tidak ingat bab terakhir saya baca jadi saya tak dapat pilih no bab nya. kalau ada tajuk maby senang saya cari.
iyet sari
setiap bab nya terlalu sedikit paragraf nya, jdi gak puas, sedangkan bab yg terkunci sunggu banyak, misal: baru aja buka kunci bab 10, scroll dikit udh langsung nyampe bab 11 dan harus buka kunci lagi, saran saya meskipun banyak part yg dikunci, setidaknya setiap bab beri paragraf yg lebih banyak
Baca Semua Ulasan
ISTRI 48 JAM TUAN CEO

ISTRI 48 JAM TUAN CEO

*** Dandelion Drip Coffee Bella duduk di salah satu meja yang sudah direservasi sebelumnya. Sudah pukul dua siang, sedikit terlewat jika untuk jam makan siang. Berulang kali ia melihat jarum jam yang ada di pergelangan tangannya, lalu menyesap cappucino yang sudah tidak lagi panas. “Sudah lewat lima belas menit, kenapa mereka tidak konsisten soal waktu? Padahal aku terlambat sedikit saja, pasti dimarahi habis-habisan. Dasar—”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
PASUTRI MAGANG

PASUTRI MAGANG

BAB, 40. 🌻 Jarum jam menunjukkan pukul 12:47, ketika cahaya siang menumpahkan Kilauan keemasan melalui jendela kaca besar kafe. Di balik kaca itu, dunia luar bergerak dengan ritme sendiri- lalu lintas perlahan, angin yang mengusap dedaunan, dan bayangan pepohonan yang menari di atas trotoar. Namun di balik kafe, waktu terasa lebih pelan, seolah memilih untuk beristirahat sejenak.
10937 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Ibu Guruku

Terpaksa Menikahi Ibu Guruku

Ia menepuk-nepuk pundakku. “Ya, sudah, kalian bisa mulai bekerja. Kafe ini tutup jam sepuluh malam, tapi kalian bisa pulang lebih awal, setengah jam sebelumnya. Supaya kalian tetap bisa bangun pagi untuk sekolah esoknya. Bagaimana?” “Wah terimakasih, Pak!” kataku dan Bimo hampir bersamaan. Kami lalu diberi celemek untuk dikenakan sebagai seragam.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai break time cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status